Sabtu, 18 Juli 2026

Angka Siluman 1.133 KK Muncul Lagi, Sinyal Mega Korupsi Ratusan Miliar Rupiah di Padangsidimpuan!

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Senin, 1 Juni 2026 | 18:58 WIB

Baca Juga: Masa Depan Ekonomi Desa Tersandera Pena Kades, Pemilik Lahan Ambil Langkah Berani!

Peta Kerugian Negara: Dari Miliaran Menuju Ratusan Miliar

  • Bantuan perbaikan rumah 1.133 KK diduga fiktif: Rp5.665 miliar raib total (korban tak menerima)
  • Pembangunan fisik huntap 1.133 KK diduga fiktif: Rp150 - Rp200 miliar sedang berjalan (potensi korupsi tahap II)

Merespons ketegaran Pemko Padangsidimpuan yang terus menggunakan data siluman, elemen masyarakat dan aktivis melayangkan desakan darurat kepada aparat penegak hukum (KPK, Kejaksaan Agung, dan Kepolisian):

  1. HENTIKAN SEGERA seluruh proyek pembangunan Huntap di Huta Koje hingga verifikasi data klir. Jangan biarkan uang negara ratusan miliar rupiah kembali menguap.

  2. AUDIT DAN VERIFIKASI ULANG 1.133 nama yang terdaftar. Panggil dan periksa fisik satu per satu secara transparan.

  3. PERIKSA WALI KOTA LETNAN DALIMUNTHE sebagai penanggung jawab tertinggi yang secara resmi mengesahkan data palsu di depan publik.

  4. USUT TUNTAS ALIRAN DANA dari hulu hingga hilir, termasuk melacak ke mana saja uang Rp5,6 miliar yang raib sebelumnya mengalir.

"Syukuran hari ini bukan perayaan harapan, melainkan perayaan kemenangan para koruptor yang congkak memamerkan hasil kejahatannya. Tapi ingat, setiap kata dan angka 1.133 yang mereka ucapkan hari ini, justru akan menjadi nomor pasal yang menyeret mereka ke jeruji besi," pungkas RS dengan nada mengancam.

Baca Juga: Kesaksian Korban Banjir Padangsidimpuan: Dipaksa Beli Meterai Rp10 Ribu, Uang Bantuan Rp5 Juta Raib Diduga Ditilep Oknum

Media nawacitapost.com telah mengantongi seluruh rekaman audiovisual dan dokumen tertulis dari perayaan hari ini. Kasus ini akan terus dikawal hingga keadilan hakiki jatuh ke tangan para korban bencana yang sebenarnya.(Lesmanan.H)

Halaman:

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini