Jumat, 5 Juni 2026

Warga Binaan Kelas IIB Gunungsitoli Berjemur Ria Membangkitkan Imun Tubuh Sambil Mendengarkan Firman Tuhan

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Rabu, 8 April 2020 | 15:38 WIB
Gunungsitoli,Nawacitapost- Wabah Covid-19 saat ini sangat mengenaskan ditengah-tengah masyarakat bahkan lingkaran se-dunia sedang menggoncang keimanan berumat agama kepada Maha Pencipta. Tetapi bukan merugikan hak kehormatan pada pemerintah atas himbaun yang terpaparkan saat ini yang membatasi kerumunan berkelompok (Human Much Community). Warga Binaan Pemasyarakatan mengadakan Ibadah bersama sekaligus membangkitkan Imun Tubuh Sehat bertempat di lapas kelas IIB Gunungsitoli. Selasa (07/2020)

Kegiatan ibadah ini suatu permintaan warga binaan tak lain untuk membangkitkan iman mereka dalam mendengkar firman Tuhan.

Baca Juga : JEMAAT GNKP- INDONESIA JEMAAT PERAWANG MELAKUKAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN UNTUK MEMUTUSKAN RANTAI COVID 19

Pihaknya menyampaikan, "Ide ini kami laksanakan mengingat kebutuhan warga binaan utk senantiasa kita berikan penguatan mental spiritualnya, menguatkan imam kepercayaannya kepada Tuhan Yesus Kristus, bukan hanya warga binaan tetapi anggota kita Pegawai Lapas juga mendapatkan semangat dengan Firman Tuhan yg disampaikan Gembala GPdI Kota Gununsgitoli". Sambung Kalapas, Soetopo

"Rumah lapas Gunungsitoli dan tentu menjaga jarak aman satu dengan yang dan kegiatan ibadah ini disambut gembira seluruh warga binaan dan petugas lapas, ditengah bencana non alam ini apalagi warga binaan sudah lama tidak mendengar khotbah dari Hamba Tuhan selama ini." pungkas Kalapas, Soetopo Barutu

Memperhatikan kondisi saat itu dengan cuaca semakin gerah, seluruh para peserta baik warga lapas maupun pegawai ikut terlibat dalam kegiatan tersebut satupun tidak ada mengurangi rasa lelah malah semakin tangkas mendengarkan Firman Tuhan

Dalam isi khotbah Pdt. Jonathan Laoli. bersemangat yang diambil dari kisah nabi yusuf saat didalam penjara, beliau berhikmat dan menerima berkat dari Allah, melihat kemuliaan dari kesusahan yg dialaminya di sisihkan oleh saudara kandungnya dan dijual

Dalam memerihkan kegiatan ibadah tersebut membawakan puji-pujian rohani menggunakan dua Bilingual bahasa daerah Nias dan bahasa indonesia

Reporter: J. Laoli

 

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini