Hitungan Kejam Atas Penderitaan Rakyat
Jika kalkulasi kejahatan ini dihitung hanya dari satu pos bantuan perbaikan rumah yang melibatkan saksi Z, angka perampokan ini sangat fantastis:
| Komponen Anggaran | Nilai / Jumlah |
| Jumlah Data KK yang Diklaim | 1.133 KK |
| Nilai Nilai Bantuan per KK | Rp5.000.000 |
| Total Dana yang Dicairkan | Rp5.665.000.000 (Rp5,66 Miliar) |
| Uang yang Diterima Korban (Z dkk) | Rp0,- (NOL RUPIAH) |
| Kerugian Nyata Warga | Minus Rp10.000 (Beli Meterai Mandiri) |
Anggaran Rp5,66 miliar ini baru bersumber dari satu pos anggaran. Angka ini belum menyentuh pos raksasa lainnya yang saat ini sedang disorot tajam, yakni klaim fiktif rusak berat senilai Rp170 Miliar, dana penanganan Rp4 Miliar, serta pos bantuan ekonomi sebesar Rp2 Miliar.
Hingga berita ini diturunkan, publik menuntut aparat penegak hukum bergerak cepat memeriksa seluruh berkas bermeterai yang dikumpulkan dari warga. Tanda tangan Z dan ratusan warga polos lainnya kini bukan lagi sekadar syarat administratif, melainkan bukti otentik tindak pidana korupsi yang tak terbantahkan.(Lesmanan.H)
Artikel Terkait
Selebrasi 27 Tahun Sman 9 Bogor: Tak Sekadar Pesta, Cetak Prestasi "Top 3" Jalur SNBP!
BPBD Diduga Rekayasa Data, Warga Padangsidimpuan Desak Kejagung Turun Tangan!
Aroma Sekongkol di Tapanuli Selatan: Tender Mendadak Rontok, Dua Kontraktor Siap Kepung Jalur Hukum!
Drama Tujuh Bulan di SMAN 1 Angkola Selatan: Putra Daerah Desak Polres Tapsel Seret Oknum Guru!
Misteri "Laptop Gaib" Libera dan Teka-teki Dana BOS di Pesawaran: LSM Melapor, Kepala Sekolah Mengingkar!