- Polres Tapsel dan Kejaksaan: Segera buka garis penyelidikan, periksa seluruh saksi, sita rekaman CCTV resmi sekolah, dan seret MTH ke meja hijau tanpa menunda-nunda!
- Dinas Pendidikan: Turun tangan secara total, evaluasi menyeluruh, dan jamin trauma healing bagi korban serta garansi keamanan bagi siswa lain.
- Proses Hukum: Wajib berjalan TRANSPARAN! Jangan ada yang ditutup-tutupi atau didiamkan seperti kasus-kasus klasik di masa lalu.
Catatan Redaksi: Menanti Ketegasan Hukum
Hingga berita ini diturunkan, riak sunyi masih datang dari pihak sekolah, Dinas Pendidikan, maupun aparat kepolisian setempat terkait langkah konkret penyelidikan.
Publik kini berdiri bersama Melati. Menolak lupa, menolak diam. Kasus ini adalah ujian berat bagi hukum di Tapanuli Selatan: Apakah hukum akan tegak lurus demi melindungi hak anak di bawah umur, atau justru tunduk di bawah bayang-bayang pengaruh mantan penguasa sekolah? Kami akan terus mengawal!(Lesmanan.H)
Artikel Terkait
Potret Buruk APBD Pesawaran: Proyek Miliaran 'Utang' ke 2026, Gedung DPRD Dimanja, Jeritan Bocah Hurun Diabaikan?
Jelang Libur Idul Adha 2026, Penumpang KA di Daop 7 Madiun Naik 9 Persen
Selebrasi 27 Tahun Sman 9 Bogor: Tak Sekadar Pesta, Cetak Prestasi "Top 3" Jalur SNBP!
BPBD Diduga Rekayasa Data, Warga Padangsidimpuan Desak Kejagung Turun Tangan!
Misteri "Laptop Gaib" Libera dan Teka-teki Dana BOS di Pesawaran: LSM Melapor, Kepala Sekolah Mengingkar!