Surabaya NAWACITAPOST - DR Dwi Astutik wakil Ketua Yayasan Pendidikan Muslimat NU Jatim menyatakan Keprihatinan yang mendalam atas kondisi dunia saat ini kehadiran COVID 19. Hal ini disampaikan saat sambutan dalam acara penutupan Rapat Kerja lll Pimpinan Wilayah Muslimat NU Jawa Timur di Gedung LPMP Jalan Ketintang Surabaya, Minggu (15 Maret 2020)
Dalam genda yang diberi judul "Peningkatan Komitmen YPM NU Terhadap Kualitas Layanan Pendidikan di Lingkungan Muslimat NU" itu, Dwi Astutik mengajak seluruh kader Muslimat NU untuk semakin mendekatkan diri pada Allah dan selalu melakukan hidup bersih dan sehat sesuai anjuran agama.
Lebih lanjut, untuk semua sekolah PAUD dan TPQ disampaikan sementara tidak perlu panik dalam menghadapi Covid 19 dan secara teknis menunggu arahan PP Muslimat NU / PBNU dan atau mengikuti aturan pemerintah daerah masing-masing.
" Kondisi spt ini adalah kesempatan wali murid PAUD untuk memaksimalkan perjumpaan dengan buah hatinya di rumah dalam situasi yang berkualitas, yakni dengan pendidikan dan pengasuhan di rumah lengkap dengan senyuman," Pungkas Dwi Astutik.
Rapat Kerja lll Muslimat NU yang digelar dua hari (14-15 Maret 2020) diikuti 200 peserta dari 42 cabang sejatim dari 38 kabupaten/kota sejatim minus cabang kepulauan Kangean.
Di sesi akhir, ketua Muslimat NU Jatim nyai Hj Masruroh Wahid mengajak seluruh peserta Raker untuk melakukan istighostah yang dipimpin oleh nyai hj Salimah Hadi sekaligus doa bersama dipimpin oleh Prof Nyai Hj Istibsyaroh. (BNW)