Sabtu, 6 Juni 2026

Seluas 381.000 ha Kebun Karet Terserang Penyakit Gugur Daun Picu Produksi Anjlok 15%

Photo Author
Tim Redaksi, Nawacita Post
- Sabtu, 27 Juli 2019 | 06:10 WIB
Jakarta, NAWACITA - Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian dan Kementerian pertanian (Kementan) mencatat saat ini terdapat sekitar 381.000 hektar perkebunan karet yang terserang penyakit gugur daun yang disebabkan cendawan Pestalotiopsis sp.

Enam provinsi sentra karet terdeteksi terkena penyakit tersebut yaitu Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

"6 provinsi per 16 juli yang terserang 381.900 hektar atau 10 sampai 11 persen dari total perkebunan karet seluas 3,6 juta hektar," kata Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Kasdi Subagyono saat konferensi pers di Kemenko Perekonomian, Rabu (24/7) lalu.

Akibat dari serangan penyakit ini, tanaman karet mengalami gugur daun berulang dalam periode yang panjang bahkan di luar periode gugur daun alami yang secara langsung menurunkan produksi. “Penyakit ini diperkirakan berdampak pada penurunan produksi karet Indonesia secara nasional pada tahun 2019 minimal 15 persen,” ucap dia.

 

Editor: Tim Redaksi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini