"Tapi intinya kita menyadari bahwa ada kepentingan yang lebih pada tahun ini dan kita terus memonitor dan menyiapakan langkah. Apa langkahnya? kita mau lihat Agustus ini seperti apa," ujar Menko Darmin, dikutip SINDOnews, di Jakarta, Kamis 25/7/2019.
Sambung dia menekankan, bakal dilakukan monitoring secara intens hingga satu bulan ke depan. Karena biasanya pada bulan Agustus, di mana sedang puncak-puncaknya musim kemarau tiba justru terjadi panen raya.
"Kita masih terus mengikutinya jangan lupa panen raya, akan terjadi pada Agustus dan kita akan lihat dari sini ke Agustus seperti apa pengaruhnya. Sekaligus kita menunggu apakah ada perkembangan lebih baik atau lebih buruk," jelasnya.
Sebeagai informasi, realisasi inflasi tahun 2018 kemarin tetap terjaga dalam sasaran nasional yakni sebesar 3,5% dengan deviasi 1%. Hal ini dilaporkan dalam hasil evaluasi Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) tahun 2018.
(Ant)