Kamis, 4 Juni 2026

Perang Dagang Masih Berlanjut, Menkeu Prediksi Ekonomi Global Tumbuh 3,1%

Photo Author
Tim Redaksi, Nawacita Post
- Minggu, 30 Juni 2019 | 09:07 WIB
Jakarta, NAWACITA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun ini bakal lebih rendah dari tahun sebelumnya. Karena risiko yang sifatnya negatif yaitu eskalasi ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China, ditambah munculnya sikap proteksionisme dari negara-negara maju.

Sri Mulyani mengamini pendapat Ketua Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde, yang menyampaikan risiko perang dagang membuat pertumbuhan ekonomi dunia akan turun 0,5%.

Menurut Sri Mulyani, pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini ditaksir 3,5%, dan tahun depan diharapkan lebih baik menjadi 3,6%. "Namun, kalau perang dagang kedua negara masih terus berjalan maka pertumbuhan ekonomi global hanya akan mencapai 3,1%. Jadi ini risikonya sangat besar," ujarnya, Jumat (28/6/2019) lalu.

Mengenai sikap AS dan China sendiri, Sri Mulyani menilai masih ada jarak yang signifikan dari kedua pemimpin negara yaitu Donald Trump dan Xi Jinping.

Dalam pidato pembukaan Trump di KTT G20 Jepang, kata Sri Mulyani, Presiden AS tersebut kembali mengungkapkan pentingnya isu perdagangan yang adil, adanya asas resiprokal, yaitu yang saling sama adil. Trump selalu menggunakan perdagangan bebas dengan kalimat predatory nation yang hanya memanfaatkan perekonomian AS.

"Ini menggambarkan dalam konsep Presiden Trump, masih ada negara-negara yang dianggap melakukan praktik-praktik yang merugikan Amerika Serikat," terang Sri Mulyani.

Meski demikian, hal ini dipandang positif. Karena Trump mengajak semua supaya kita semua harus menghilangkan berbagai macam distorsi tersebut untuk menciptakan kesejahteraan bersama.


(ant)

Editor: Tim Redaksi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini