NAWACITApost.com - Daya tarik Danau Tendetung di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah sungguh menarik untuk dieksplorasi. Keindahan danau karst ini terpancar dari sungai yang berkelok-kelok dengan panjang sekitar 2,5 km dan lebar bervariasi antara 600-800 meter. Vegetasi yang subur dan hijau di sekitar danau menambah ke sejukan suasana.
Dari segi administratif, Danau Tendetung berada di wilayah Kecamatan Totikum dan mencakup tiga desa, yaitu Desa Peley, Desa Kanali, dan Desa Tobungku.
Pada beberapa bulan tertentu, permukaan air sungai di danau kadang naik dan kadang surut. Saat air surut, kelokan sungainya menjadi jelas terlihat, menciptakan pemandangan yang semakin memukau, terutama jika dilihat dari ketinggian.
Sungai di Danau Tendetung dikelilingi oleh perbukitan hijau yang memperkuat pesona alamnya. Danau ini dapat menjadi alternatif wisata menarik ketika mengunjungi Sulawesi Tengah. Suasana yang tenang dan jauh dari kebisingan membuatnya menjadi tempat ideal untuk melepaskan kepenatan dari rutinitas sehari-hari. Jangan lupa untuk mengabadikan momen indah dengan latar belakang pemandangan kelokan sungai, perbukitan, dan pepohonan hijau.
Masyarakat setempat menamai kelokan di Danau Tendetung sebagai "101 kelokan." Tidak hanya itu, ada cerita rakyat yang mengisahkan bahwa danau ini merupakan reinkarnasi dari kisah cinta terlarang antara Sundano dan Kokiap di Desa Kanali.
Hubungan mereka tidak direstui oleh orang tua, sehingga kisah cinta ini berakhir dengan pelarian menggunakan perahu. Konon, 101 kelokan di danau terbentuk dari perjalanan perahu Sundano dan Kokiap.