nasional

Kronologi Penusukan Tragis Aktor "Mak Lampir" Sandy Permana oleh Tetangga

Rabu, 15 Januari 2025 | 14:29 WIB
Aktor "Mak Lampir" Sandy Permana tewas dibunuh tetangga. (X)

NAWACITAPOST.COM - Kasus pembunuhan aktor laga Sandy Permana memasuki babak baru setelah pelaku utama, Nanang Irawan alias Gimbal, berhasil ditangkap oleh tim gabungan Polres Metro Bekasi dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Penangkapan ini telah dikonfirmasi oleh Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar pada Rabu, 15 Januari 2025.

Pelaku kini dibawa ke Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, untuk penyelidikan lebih lanjut. Tragedi yang menimpa pemeran sinetron "Mak Lampir" ini terjadi pada Minggu pagi, 12 Januari 2025, di Desa Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi.

“(Pelaku) dalam perjalanan ke Polda. (Ditangkap bersama) gabungan Resmob Polda Metro Jaya,” kata Onkoseno.

Sandy ditemukan bersimbah darah dengan sejumlah luka tusukan di tubuhnya, termasuk di leher, dada, dan perut. Korban sempat berusaha mencari pertolongan dengan berjalan menuju rumah seorang tetangga sebelum akhirnya pingsan. Ia kemudian dibawa ke RSUD Cileungsi, tetapi nyawanya tak tertolong.

Citramaja City, kota mandiri yang dirancang modern dengan fasilitas lengkap. (Instagram)

Menurut Ketua RT setempat, Sudarmadji, kejadian bermula saat Sandy pulang dari peternakan menggunakan sepeda listrik. Dalam perjalanan, ia diadang oleh pelaku dan langsung ditikam secara brutal. Sudarmadji menambahkan bahwa sebelumnya terdapat ketegangan antara Sandy dan pelaku yang diduga memicu aksi pembunuhan ini.

"Ya menurut warga sebelumnya korban sempat terlibat cekcok dengan seseorang, kami sedang kejar Identitas dan buru pelakunya," jelasnya.

Dari hasil autopsi di RS Polri Kramatjati, diketahui bahwa Sandy mengalami luka akibat benda tajam dan tumpul. Kombes Hery Wijatmoko, Kepala Bidang Pelayanan Dokter Kepolisian RS Bhayangkara, menjelaskan bahwa hasil autopsi ini akan menjadi bagian penting dalam proses hukum. Jenazah Sandy telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan pada Minggu malam, 12 Januari 2025.

Motif pembunuhan ini diduga terkait dendam lama antara pelaku dan korban. Sudarmadji mengungkapkan bahwa percekcokan antara keduanya terjadi dalam sebuah rapat warga pada Oktober 2024. Ketegangan ini berawal dari saling tuding hingga debat sengit yang kemudian dianggap selesai saat itu. Namun, pelaku tampaknya masih menyimpan rasa sakit hati.

Baca Juga: Wacana Pemekaran Jawa Barat: Berikut Daerah yang Termasuk dalam Provinsi Bogor Raya dan CDOB

"Awalnya hanya saling tuding, cekcok di forum," ujar Sudarmadji.

Istri korban, Ade Andriani, menduga insiden pembunuhan ini dipicu oleh teguran Sandy terhadap pelaku yang menebang pohon. Menurut Ade, pelaku yang dikenal tertutup dan tidak akrab dengan warga tersebut diduga tidak menerima teguran tersebut. Pelaku bahkan memiliki julukan "Limbad" dari warga setempat karena rambutnya yang gimbal dan sikap pendiamnya.

"Cekcoknya karena ditegur, si pelaku lagi mangkas pohon, suami saya negur mungkin dia gak terima langsung dibacok," katanya.

Nanang Irawan alias Gimbal ternyata pernah menjadi kru dalam sinetron terkenal, termasuk "Tukang Bubur Naik Haji" dan "Mak Lampir". Setelah tidak lagi bekerja di industri tersebut, ia diketahui menganggur dan tinggal bersama istri serta anak-anaknya. Ade menyebutkan bahwa keluarga mereka sebelumnya cukup dekat dengan istri pelaku, meskipun hubungan dengan Nanang cenderung dingin.

Halaman:

Tags

Terkini