nasional

Aktivis Lintas Agama Kolaborasi dengan Pemerintah Bantu Masyarakat Pesisir dari Banjir Rob  

Senin, 16 Desember 2024 | 09:35 WIB
Komunitas lintas agama bersama pemerintah bantu masyarakat tangani banjir rob di Bekasi, Jawa Barat. (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM – Wilayah pesisir Muara Gembong di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menghadapi tantangan serius akibat banjir rob yang terus meningkat. Dalam upaya memberikan solusi nyata, berbagai komunitas lintas agama seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Laudato Si - KWI, dan PGI bergabung dengan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono untuk melaksanakan gerakan “Peduli Muara Gembong.”

Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat setempat menghadapi dampak perubahan iklim sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam gerakan ini, mulai dari penanaman mangrove, aksi bersih pantai, pemberian peralatan ekosistem pantai, hingga bazar edukatif berupa program tukar sampah dengan sembako.

Penanaman mangrove menjadi salah satu langkah utama untuk mengatasi abrasi dan memperbaiki ekosistem pesisir yang rusak, sementara aksi bersih pantai bertujuan mengurangi pencemaran laut yang kian memprihatinkan. Untuk mendukung aktivitas masyarakat dalam mengelola ekosistem pesisir dan menghadapi banjir rob, perahu karet diberikan sebagai alat bantu.

Selain itu, bazar tukar sampah dengan sembako memberikan edukasi langsung kepada warga mengenai pentingnya pengelolaan sampah serta memberi manfaat ekonomi instan. Thomas Djiwandono, yang juga menjabat Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2024, menyampaikan rasa bangga atas keterlibatan komunitas lintas agama dalam aksi ini.

Baca Juga: Yasonna Laoly Ajak Masyarakat Medan Berperan Penting dalam Menjaga Demokrasi Pancasila

“Aksi ini adalah bentuk nyata kepedulian komunitas lintas agama terhadap lingkungan. Di tengah tantangan perubahan iklim, langkah kecil seperti ini dapat menjadi inspirasi besar untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Perjalanan menuju lokasi kegiatan tidaklah mudah. Rombongan yang terdiri dari para pemimpin lintas agama, kementerian, dan lembaga, harus menembus banjir rob untuk tiba di lokasi acara. Perjuangan ini mencerminkan kesungguhan gerakan tersebut, sekaligus menunjukkan betapa mendesaknya situasi yang dihadapi masyarakat pesisir.

Gerakan Peduli Muara Gembong merupakan bagian dari komitmen global dalam menghadapi krisis iklim. Melalui kolaborasi antara komunitas lintas agama, pemerintah, dan masyarakat, langkah kecil ini diharapkan dapat membawa perubahan besar. Kegiatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga lingkungan demi generasi mendatang, sekaligus menegaskan bahwa semangat kebersamaan mampu menghadirkan harapan baru di tengah tantangan besar.

 

Tags

Terkini