nasional

BNPB Tinjau Pengungsian Warga Pasca Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki hingga ke Kabupaten Sikka  

Jumat, 8 November 2024 | 11:26 WIB
Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Lukmansyah, melakukan peninjauan pascaerupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. (Humas)

NAWACITAPOST.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memberikan bantuan dan melakukan peninjauan pascaerupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis (7/11/2024).

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Lukmansyah, mewakili Kepala BNPB, memantau kondisi para pengungsi yang telah berpindah ke wilayah tetangga, Kabupaten Sikka.

Meskipun erupsi terjadi di Kabupaten Flores Timur, banyak warga di sekitar radius bahaya yang mengungsi ke Kabupaten Sikka karena jaraknya yang dekat. Diperkirakan, sekitar 2.000 jiwa telah mengungsi ke daerah tersebut, salah satunya Desa Hikong yang menjadi titik awal tinjauan BNPB.

"Selain ada di Flores Timur, ada (pengungsi) di Kabupaten Sikka. Kita akan mengecek tempat tinggal seperti apa ada kasur, selimut, ketersediaan makanan dan lain-lain," kata Lukmansyah, dikutip Jumat (8/11/2024).

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Program Rumah Murah dengan Skema Pembiayaan 30 Tahun  

Selain mengecek kebutuhan dasar, BNPB juga meninjau layanan kesehatan di lokasi pengungsian untuk memastikan ketersediaan tenaga medis. Lukmansyah memastikan ada perawat dan dokter yang siaga 24 jam untuk membantu mengatasi masalah kesehatan pengungsi.

Lukmansyah juga berkoordinasi dengan kepala dinas pendidikan setempat untuk memastikan kelangsungan pendidikan anak-anak pengungsi.

"Apakah ikut di sekolah terdekat, yang penting bisa sekolah kembali. Karena jika tidak belajar, akan lupa dan tidak mendapatkan ilmunya," tuturnya.

Dalam kunjungannya ke Desa Kringa, Lukmansyah berdialog dengan warga untuk memastikan kenyamanan mereka selama di pengungsian. Ia juga menyalurkan bantuan berupa kebutuhan dasar. "Sudah pasi mengungsi tidak enak, jangan sampai makanan juga tidak enak," ungkap Lukmansyah.

Baca Juga: BRI Perluas Jangkauan dan Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Melalui AgenBRILink

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki ini juga menunjukkan bentuk solidaritas masyarakat dan pemerintah daerah. Kabupaten Sikka menyambut baik warga yang mengungsi dari Flores Timur dan memberikan bantuan yang dibutuhkan.

"Ada bantuan dari Bapak Bupati dan warga yang membantu penanganan pengungsi. Tidak ada batas antara Sikka dan Flores Timur, biarpun yang di sini bukan warganya semua dikeluarkan untuk membantu tetangga dari kabupaten sebelah," kata Lukmansyah.

Selain memastikan keselamatan warga, Lukmansyah juga menyampaikan imbauan untuk mempersiapkan relokasi bagi warga di zona bahaya. Ia mengingatkan bahwa penanganan erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur bisa menjadi pelajaran berharga.

"Contohnya di Jawa Timur kita bangun dua ribu rumah dalam waktu satu tahun, karena Semeru mengeluarkan lahar akibatkan korban meninggal dunia, segera direlokasi. Tahun berikutnya di bulan yang sama gunung meletus lagi, kembali melewati kampung yang sudah ditinggalkan, untung sudah ditinggalkan," tutup Lukmansyah.

Tags

Terkini