nasional

Kunjungi Kepulauan Nias, HIMNI Tagih Janji Bobby Nasution

Jumat, 8 November 2024 | 06:53 WIB
Ketua HIMNI Sumut, Iman Jaya Berkat Harefa. (X)

NAWACITAPOST.COM - Beberapa hari yang lalu, Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut), M Bobby Nasution, mengunjungi Kepulauan Nias untuk bertemu dengan masyarakat setempat. Dalam kunjungannya, Bobby tidak hanya menyapa warga, tetapi juga melontarkan berbagai janji program yang diharapkan bisa mengangkat kesejahteraan dan perkembangan wilayah tersebut.

Namun, meskipun sambutan hangat diberikan oleh warga Nias, ada kekhawatiran yang meluas di kalangan sebagian masyarakat yang merasa apatis terhadap janji-janji politik yang disampaikan. Kunjungan ini menjadi sorotan karena bagi sebagian warga Nias, janji-janji politik bukanlah hal baru.

Mereka mengingat dengan jelas pengalaman pahit beberapa tahun sebelumnya, yang meninggalkan rasa kecewa terhadap Bobby Nasution, khususnya terkait janji yang belum juga dipenuhi. Pada 5 Mei 2022, Bobby Nasution, yang saat itu menjabat sebagai Walikota Medan, pernah berjanji di hadapan ratusan orang dalam acara Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) IV Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Sumut untuk menabalkan nama PR Telaumbanua sebagai salah satu nama jalan di Kota Medan.

Janji ini bahkan diposting ulang oleh Bobby di akun media sosial pribadinya, baik di Instagram maupun Facebook, yang seolah menjadi bukti komitmennya untuk mewujudkannya. PR Telaumbanua, seorang tokoh nasional asal Nias yang pernah menjabat sebagai Pejabat Walikota Medan dan Pejabat Gubernur Sumut, memiliki sejarah panjang dalam pengabdian kepada daerah.

Baca Juga: BRI Peduli Latih UMKM untuk Menembus Pasar Internasional

"Namun, hingga saat ini, janji tersebut belum juga terealisasi, meskipun perjuangan warga Nias untuk menobatkan nama PR Telaumbanua sebagai nama jalan di Medan sudah dimulai sejak 2016," ujar Ketua HIMNI Sumut, Iman Jaya Berkat Harefa, dikutip Jumat (8/11/2024).

Mereka berharap agar nama tokoh tersebut dihargai dengan cara yang layak, sebagai penghormatan terhadap kontribusinya dalam sejarah daerah dan bangsa. Kekecewaan semakin memuncak saat pada Juni 2023, dalam acara peluncuran Rumah Singgah dan Ambulans HIMNI Sumut yang dihadiri oleh Prof Yasonna H Laoly, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Hukum dan HAM, Bobby Nasution kembali melontarkan janji yang sama.

"Meski sudah hampir tiga tahun berlalu sejak pertama kali dijanjikan, janji tersebut tetap belum dipenuhi," sambung Iman.

Iman mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam atas sikap Bobby Nasution. Ia bahkan tidak segan menyebut Bobby sebagai sosok yang suka berjanji tetapi mudah mengingkari komitmennya. Menurut Iman, hal ini mengundang pertanyaan besar mengenai kredibilitas Bobby sebagai pemimpin.

“Bobby Nasution tak lebih sebagai pembohong. Suka berjanji tapi gampang ingkar janji,” ujar Iman.

Baca Juga: Program Sekolah Swasta Gratis di Jakarta, Tanpa Zonasi dan Batasan Usia  

Iman pun mengingatkan warga Nias untuk lebih berhati-hati dalam menanggapi janji politik yang disampaikan Bobby Nasution, terutama terkait program-program yang menjanjikan perbaikan dan pembangunan. “Kami mewanti-wanti warga Nias, di mana pun berada, untuk tidak serta-merta menelan janji program yang dilontarkan oleh Bobby. Ia sangat tidak layak sebagai pemimpin Sumut,” tandas Iman.

Bagi banyak warga Nias, ketidakpastian mengenai janji yang belum terealisasi menjadi salah satu alasan mengapa mereka merasa apatis terhadap kedatangan Bobby Nasution di Kepulauan Nias. Meski demikian, masih ada sebagian warga yang berharap agar Bobby, sebagai calon gubernur, bisa membuktikan komitmennya dalam merealisasikan berbagai janji politiknya, terutama bagi kemajuan daerah yang mereka cintai.

Hingga kini, warga Nias menunggu apakah Bobby Nasution dapat menepati janji-janji politiknya, ataukah ia akan kembali mengecewakan harapan masyarakat yang sudah lama menunggu perubahan nyata. Bagi mereka, tindakan lebih berbicara daripada kata-kata, dan bukti konkret lebih dihargai daripada janji yang tak kunjung dipenuhi.

Tags

Terkini