NAWACITAPOST.COM - Pengusaha jalan tol terkenal, Jusuf Hamka, mengungkapkan komitmennya untuk memperjuangkan sejumlah program pembangunan penting bagi DKI Jakarta. Jika kelak berjodoh mendampingi Kaesang Pangarep memimpin ibu kota, Jusuf berjanji akan fokus pada tiga isu utama, yakni kemacetan, banjir, dan pengelolaan sampah.
Jusuf Hamka menguraikan visinya untuk menciptakan jalur khusus transportasi publik berbasis listrik yang nyaman dan terjangkau. "Saya membayangkan akan ada jalur khusus untuk transportasi publik dan listrik dengan shelter yang nyaman seperti untuk Whoosh. Nggak cuma Glodok-Sudirman atau Blok M, tapi juga ke pinggiran Jakarta," ujar Jusuf, dikutip Senin (15/7/2024).
Ia yakin bahwa dengan menyediakan transportasi publik yang efisien dan gratis atau dengan tarif rendah, kemacetan di Jakarta dapat diatasi, karena banyak warga yang akan beralih dari kendaraan pribadi. Selain transportasi, Jusuf juga menyoroti masalah pengelolaan sampah yang mencapai ribuan ton per hari.
Menurutnya, solusi tidak cukup hanya mengandalkan teknologi dan sinergi dengan daerah penyangga seperti Bekasi dan Tangerang, tetapi juga membangun budaya masyarakat yang lebih sadar dalam mengelola sampah. "Agama kan mengajarkan kebersihan sebagian dari iman, malu lah kita ini kalau masih jorok soal sampah," tegasnya.
Tak hanya itu, Jusuf juga berkomitmen untuk meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan bagi warga miskin di Jakarta. Ia menyatakan akan menggratiskan pendidikan dan layanan kesehatan bagi warga yang kurang mampu, dengan memanfaatkan APBD Jakarta yang besar.
"Nggak ada cerita lagi, saya kepengin mereka semua dilayani dengan baik, biar biaya Pemprov yang tanggung," ujarnya.
Seperti diketahui, Partai Golkar telah mencalonkan Jusuf Hamka sebagai bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk mendampingi Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep. Jusuf, yang baru pertama kali bertemu dengan Kaesang pada sebuah acara di kantor DPP Partai Golkar, menegaskan bahwa penugasan ini adalah amanah partai, bukan ambisi pribadi.
"Saya menjalankan penugasan partai, bukan ambisi pribadi," katanya.
Lahir dari pasangan Dr. Joseph Suhaimi, SH dan Suwanti Suhaimi, Jusuf Hamka memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dengan gelar dari berbagai universitas, termasuk Fakultas Hukum Untag dan Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti. Ia juga memiliki pengalaman luas di bidang administrasi dan bisnis, baik di dalam maupun luar negeri.
Baca Juga: Rasakan Keanekaragaman Kuliner Dunia di International Hijriah Food Festival, Bisa Dapat Hp dan Umrah
Sebagai seorang mualaf sejak 1981, Jusuf dikenal aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Ia pernah menjabat sebagai Ketua PWNU DKI Jakarta dan saat ini menjabat sebagai Bendahara PBNU.
Jusuf juga terlibat dalam pembangunan berbagai fasilitas keagamaan, termasuk masjid, gereja, pura, dan kelenteng di Kampung Keragaman, Cilincing, Jakarta Utara, yang mencerminkan komitmennya terhadap toleransi beragama. Dengan visi yang jelas dan komitmen yang kuat, Jusuf Hamka bertekad untuk membawa perubahan signifikan bagi Jakarta.