"Demokrasi yang substansial di mana tujuan pemilu saat ini belum pada mengarah pada kesejahteraan rakyat tetapi pemilu yang hanya berdasarkan apa yang dilihat di permukaan," katanya.
"Terakhir Nasionalisme inklusif artinya keberagaman bukan ancaman tetapi kekuatan. Kita boleh berbeda agama dan partai politik tetapi tidak boleh berbeda dalam cinta kepada negara," tegasnya
Sedangkan Robert Sitorus mewakil Yayasan Komunikasi Indonesia (YKI) dan sekaligus Senior GMKI bangga melihat kader-kader GMKI saat ini lebih maju dan berprestasi.
"Dengan harapan beasiswa yang diberikan keluarga Bang Sabam kepada kader-kader GMKI ini semakin memacu untuk menjadi kader yang lebih baik dan berprestasi," imbuhnya.
Sebagai kader GMKI Robert yang pernah menjadi ketua umum PP GMKI juga merasa bangga kepada keluarga Sabam Sirait karena bisa mendukung kader GMKI dengan dukungan ini apa yang menjadi cita-cita para kader GMKI untuk mencapai tinggi iman dan tinggi ilmu bisa terwujud.