NAWACITAPOST.COM - Balai Pemasyarakatan Kelas II Muara Teweh hari ini menyelenggarakan rapat internal yang fokus pada tiga pilar utama peningkatan kinerja dan pelayanan: Pembangunan Zona Integritas (ZI), Penguatan Griya Abhipraya “HARUAN”, dan Optimalisasi Kehumasan.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala Bapas, Bapak M. Ading Saidhy dan dihadiri seluruh jajaran Pejabat Struktural, JFT Pembimbing Kemasyarakatan (PK), Asisten Pembimbing Kemasyarakatan (APK) dan JFU. Kamis, 02 Oktober 2025.
Pembahasan mengenai Zona Integritas menjadi agenda utama, mengingat komitmen Bapas dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Baca Juga: Bang Jo: Relokasi Jadi Jalan Tengah Polemik SPPG di Vila Bukit Mas
Kepala Bapas (M. Ading Saidhy) menekankan pentingnya integritas dan pelayanan prima sebagai budaya kerja sehari-hari. “Pembangunan ZI bukan sekadar formalitas, tetapi fondasi untuk memastikan setiap layanan kepada Klien Pemasyarakatan dan masyarakat dilaksanakan tanpa pungutan pembohong, transparan, dan akuntabel,” ujar M. Ading.
Dalam rapat disepakati untuk memperkuat pengawasan internal dan meningkatkan kualitas layanan publik dengan melakukan evaluasi menyeluruh pada setiap perubahan area. Pemenuhan data dukung tiap-tiap Kelompok Kerja (Pokja) juga harus dilengkapi dan dilaporkan.
Sesi selanjutnya membahas mengenai Griya Abhipraya “HARUAN”, program unggulan yang berfungsi sebagai rumah singgah sekaligus pusat pemberdayaan bagi Klien Pemasyarakatan, khususnya yang membutuhkan dukungan reintegrasi sosial lebih lanjut.
Baca Juga: Pancasila Perekat Bangsa, Rutan Tanjung Pura Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Rapat menghasilkan pembentukan pengurus baru, kesepakatan untuk mengintensifkan kolaborasi dengan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (POKMAS LIPAS) dan berbagai pemangku kepentingan terkait, seperti Dinas Ketenagakerjaan dan UMKM, guna menyediakan program pelatihan kemandirian yang lebih beragam dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Tujuannya adalah memastikan Klien memiliki keterampilan yang mampu untuk kembali hidup mandiri dan diterima di masyarakat.
Terakhir, bidang Kehumasan menjadi sorotan untuk memastikan informasi dan program Bapas tersampaikan secara efektif kepada publik. Tim Kehumasan didorong untuk lebih proaktif dalam menyebarkan berita dan pencapaian positif Bapas, terutama terkait keberhasilan pelatihan Klien dan program Griya Abhipraya.
Kita harus aktif mendokumentasikan dan mempublikasikan program-program unggulan kita, agar masyarakat tahu bahwa Bapas adalah lembaga yang hadir dan memberdayakan,” tutup M. Ading Saidhy, seraya berharap hasil rapat ini dapat ditindaklanjuti dengan aksi nyata dan kolaborasi antar divisi yang lebih solid.
Baca Juga: Mensos RI Apresiasi Kerjasama Penanganan Musibah Runtuhnya Bangunan Mushola Ponpes Al Khoziny
Seluruh jajaran berkomitmen untuk segera mendokumentasikan hasil rapat demi peningkatan kualitas layanan dan pencapaian target kerja di tahun ini.
(Humas Bapas Muara Teweh)