nasional

Polda Bengkulu Tanggap Bencana, Siapkan Posko dan Layanan Psikologis bagi Korban Gempa    

Senin, 26 Mei 2025 | 14:15 WIB
Tanggap bencana gempa, Polda Bengkulu kerahkan ratusan personel bantu warga. (Istimewa)

 

NAWACITAPOST.COM - Pasca gempa bumi berkekuatan 6,3 Skala Richter yang mengguncang wilayah Bengkulu pada Jumat, 23 Mei 2025, Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi masyarakat dan memantau sejumlah titik terdampak. Dalam kunjungannya, Kapolda menyambangi beberapa lokasi kerusakan dan menyapa warga yang menjadi korban, termasuk menjenguk dua orang yang tengah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu.

Ia juga didampingi oleh Kabid Dokkes AKBP dr. Agustini dalam penyerahan bantuan dan bingkisan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril. Sebagai bentuk respons cepat terhadap bencana, Polda Bengkulu langsung mengerahkan sejumlah satuan tugas guna membantu proses evakuasi dan pemulihan.

Personel dari Samapta dan Brimob dikerahkan untuk mendirikan tenda pengungsian di berbagai lokasi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Selain itu, dapur lapangan juga disiapkan untuk memastikan kebutuhan makanan para pengungsi tetap terpenuhi.

Polresta Bengkulu melakukan pengamanan di lokasi terdampak guna menjaga situasi tetap kondusif, sementara pembersihan puing bangunan dilakukan untuk membuka akses jalan dan mempercepat proses pemulihan wilayah. Kapolda Bengkulu juga secara langsung menyerahkan bantuan dan santunan kepada masyarakat yang terdampak.

Citramaja City, tempat hunian modern yang menawarkan kenyamanan, kemudahan, dan keharmonisan hidup. (Instagram)

Tim dari Biddokkes Polda Bengkulu turut memberikan pelayanan kesehatan, baik di rumah sakit maupun di lokasi pengungsian. Sementara itu, tim psikologi Polda Bengkulu memberikan layanan trauma healing dan pendampingan psikologis kepada warga, khususnya anak-anak, agar dapat mengurangi dampak psikologis akibat gempa.

Dalam operasi kemanusiaan ini, Polda Bengkulu mengerahkan total 825 personel yang terdiri dari 300 personel Ditsamapta, 300 personel Satbrimob, 17 personel Biddokkes, 8 personel dari Biro SDM, dan 200 personel dari Polresta Bengkulu.

Berdasarkan data sementara dari BPBD Provinsi Bengkulu per 23 Mei 2025 pukul 14.30 WIB, gempa bumi ini berdampak pada 696 jiwa. Tidak ada korban jiwa yang tercatat, namun terdapat kerusakan pada 169 rumah, dua sekolah, satu masjid, satu kantor camat, dan satu fasilitas umum berupa Gedung Balai Buntar, dengan total kerusakan sebanyak 174 bangunan.

Baca Juga: Ngopi Kamtibmas: Sinergi Polisi dan Masyarakat Bahas Keamanan Lingkungan

Di Kabupaten Bengkulu Tengah, dua rumah warga di Desa Nakau dan Desa Pondok Kubang mengalami kerusakan berat, sementara tiga sekolah yakni PAUD Lubuk Unen, SDN 2 Bengkulu Tengah, dan SMKN 2 Bengkulu Tengah turut terdampak. Kapolda Bengkulu memastikan bahwa seluruh personel akan tetap bersiaga dan mendampingi masyarakat hingga situasi benar-benar pulih. Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata kehadiran negara, terutama ketika rakyat menghadapi musibah.

 

Tags

Terkini