Jumat, 19 Juni 2026

Tingginya Kasus Covid-19, Apa Penyebab Sesungguhnya?

Photo Author
Tiara Islami, Nawacita Post
- Kamis, 1 Juli 2021 | 11:16 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia melonjak tajam. Tingginya angka pasien positif Corona menyebabkan banyak rumah sakit kehabisan ruang perawatan.

Lantas apa penyebab kasus penyebaran Covid-19 di Indonesia tinggi? dalam webinar “Solidaritas Sosial di masa Pandemi berbasis Cabang dan Ranting” MCCC PP Muhammadiyah & LPCR PP Muhammadiyah, dr Corona mengurai hal itu.

Menurut dr Corona, ada beberapa faktor yang menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia naik drastis. Tapi yang paling pokok adalah kerumunan. Selama manusia bertemu, bergerak dan beraktivitas sosial maka ada kemungkinan virus itu menularkan.

“Sudah itu, tidak boleh dianggap mengada-ada karena virus ini menyebarnya lewat manusia. Oleh karena itu salah satu cara menurunkannya dengan protokol kesehatan, itu sudah jelas, ilmunya sudah jelas,” tegas dr Corona.

Senada dengan dr Corona, Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra menjelaskan tak sedikit masyarakat yang sudah bosan dengan disiplin protokol kesehatan.

"Ada beberapa faktor, pertama faktor kejenuhan, kedua faktor mobilitas dan ketiga faktor varian baru covid-19 yang muncul. Alpha, Beta dan Delta," ujar Hermawan.

"Jika testing dan tracing lemah, maka membuat banyak yang sakit, tidak tertangani dan pada akhirnya banyak yang meninggal dunia tapi tak terlaporkan," lanjut dia.

Vaksinasi, kata Hermawan, merupakan hal yang wajib dilakukan untuk salah satu cara menekan penularan covid-19. Tetapi, cenderung orang yang sudah divaksinasi lalai terhadap disiplin protokol kesehatan.

"Vaksinasi, jadi butuh kesadaran bahwa vaksin itu bukan jaminan orang terbebas dari covid maka tidak boleh meremehkan protokol kesehatan. Karena vaksin tidak memberikan reaksi imunitas 100 persen, melainkan 60 persen seperti yang pernah diumumkan oleh BPOM. vaksin itu sangat penting, semua orang harus bersedia divaksin," jelas dia. @NAWACITAPOST1

 

Editor: Tiara Islami

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini