Kamis, 4 Juni 2026

Daging Sapi dan Kambing, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Kamis, 30 Mei 2024 | 17:19 WIB
Ilustrasi daging sapi dan kambing. (Pexels)
Ilustrasi daging sapi dan kambing. (Pexels)

NAWACITAPOST.COM - Tak lama lagi, umat Islam akan merayakan raya Iduladha. Saat itu, umat Muslim di seluruh dunia merayakannya dengan menyembelih hewan kurban, terutama sapi dan kambing.

Ini adalah momen di mana konsumsi daging meningkat, dan banyak orang bertanya-tanya, mana yang lebih sehat, daging sapi atau kambing?

Dari perspektif nutrisi, daging kambing dan sapi memiliki keunggulan masing-masing. Dalam tiga ons daging kambing, terdapat sekitar 122 kalori, 0,79 gram lemak jenuh, dan 3,2 miligram zat besi.

Sementara itu, jumlah yang sama dari daging sapi mengandung 179 kalori, 3 gram lemak jenuh, dan 2,9 miligram zat besi. Dengan kandungan kalori dan lemak jenuh yang lebih rendah serta lebih banyak zat besi dan protein, daging kambing sering dianggap lebih unggul secara nutrisi dibandingkan daging sapi.

Baca Juga: Daging Sapi vs Daging Babi, Mana yang Lebih Sehat untuk Diet

Namun, perlu diingat bahwa kandungan nutrisi bisa bervariasi tergantung pada bagian tubuh hewan yang dikonsumsi. Misalnya, potongan tanpa lemak berbeda nutrisinya dengan potongan yang lebih berlemak atau jeroan.

Baik daging sapi maupun kambing memiliki manfaat kesehatan yang signifikan. Daging kambing, dengan kandungan kalori dan lemak jenuh yang lebih rendah, lebih baik untuk mereka yang ingin menjaga asupan lemak dan kalori. Selain itu, daging kambing juga kaya akan zat besi yang bermanfaat untuk meningkatkan produksi sel darah merah.

di sisi lain, daging sapi memiliki protein tinggi yang baik untuk pembentukan massa otot dan bermanfaat bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan. Kandungan vitamin B kompleks dalam daging sapi juga membantu mempertajam daya ingat dan memelihara sistem saraf pusat. Daging sapi juga mengandung omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung.

Risiko Kesehatan

Kedua jenis daging merah ini mengandung lemak jenuh yang bisa meningkatkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung. Namun, daging kambing mengandung lemak yang lebih sedikit dibandingkan dengan daging sapi.

Baca Juga: Perkuat Hubungan Diplomatik, Ekonomi dengan Negara ASEAN, BKSP Gelar Rapat Kerja dengan Dirjen Hukum dan Perjanjian Internasional

Hal ini menjadikan daging kambing sebagai pilihan yang lebih baik untuk mengurangi risiko kolesterol tinggi dan penyakit jantung. Namun, bagi mereka yang perlu menjaga kadar kolesterol, sebaiknya membatasi konsumsi semua jenis daging merah dan memilih daging tanpa lemak seperti ayam atau ikan.

Meskipun daging kambing dianggap lebih unggul dari segi nutrisi, baik daging sapi maupun kambing bisa bermanfaat jika diolah dan dikonsumsi dengan cara yang sehat.

Berikut beberapa tips untuk mengonsumsi daging merah dengan sehat:

1. Pilih Metode Memasak yang Sehat

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini