Senin, 20 Juli 2026

Rahasia di Balik Harga Murah Daging Babi yang Perlu Kamu Tahu!

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 28 Mei 2024 | 09:28 WIB
Ada beberapa alasan yang menyebabkan harga daging babi lebih murah dibanding sapi. (X)
Ada beberapa alasan yang menyebabkan harga daging babi lebih murah dibanding sapi. (X)

NAWACITAPOST.COM - Daging sapi dan daging babi, sering hadir dalam berbagai hidangan lezat seperti BBQ, steak, dan masakan tradisional lainnya. Meski sama-sama tinggi protein, harga keduanya di pasaran sangat berbeda.

Harga daging babi biasanya jauh lebih murah dibandingkan daging sapi. Di pasaran, harga daging babi per kgnya hanya sekitar Rp80.000 - Rp100.000. Sementara, harga daging sapi per kilo gramnya bisa mencapai Rp140.000 - Rp160.000. Harga ini tentu saja berbeda dua kali lipat.

Salah satu alasan utamanya adalah perkembangbiakan babi yang jauh lebih cepat daripada sapi. Babi betina dapat melahirkan 6-8 anak babi dalam sekali melahirkan dan bisa melahirkan dua kali dalam setahun. Sebaliknya, sapi betina biasanya hanya melahirkan satu anak sapi per tahun, dengan jumlah kelahiran maksimal 1-2 anak sapi dalam sekali melahirkan.

Pertumbuhan babi juga sangat cepat. Dalam waktu sekitar 6 bulan, babi sudah cukup besar untuk disembelih dan dijual di pasaran. Sementara itu, sapi baru bisa dipasarkan dan disembelih setelah berumur lebih dari satu tahun. Sapi yang biasa dijual di pasaran berumur sekitar 1-2,5 tahun.

Baca Juga: Pendeta Gereja Bethany Berikan Khotbah Inspiratif di Rutan Kelas IIB Balikpapan: Dorong WBP Nasrani untuk Tidak Menyerah

Dengan waktu yang lebih singkat untuk memelihara dan memasarkan babi, biaya yang dikeluarkan juga lebih sedikit, yang berimbas pada harga daging yang lebih murah. Oleh karena itu, daging babi juga lebih mudah didapat dibandingkan dengan daging sapi.

Biaya pemeliharaan babi juga lebih murah dibandingkan sapi. Babi adalah hewan omnivora yang bisa memakan apa saja, termasuk sisa makanan dari dapur seperti nasi, dedak padi, singkong, dan lainnya.

Pola makan yang fleksibel ini membuat babi dapat tumbuh dengan cepat dan murah. Sebaliknya, sapi hanya memakan tumbuhan dan biji-bijian, yang biasanya lebih mahal dan membutuhkan perhatian khusus dalam pemeliharaannya.

Proses penyembelihan babi lebih mudah dibandingkan sapi karena ukuran babi yang lebih kecil. Penyembelihan babi memerlukan waktu dan tenaga yang lebih sedikit, sehingga biaya yang dikeluarkan untuk proses ini lebih murah. Dengan biaya penyembelihan yang lebih rendah, harga jual daging babi di pasaran juga menjadi lebih murah dibandingkan dengan daging sapi.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini