Angin puting beliung biasanya terjadi pada siang hari atau sore hari saat musim pancaroba. Puting beliung juga bisa disebabkan oleh curah hujan tinggi dalam kurun waktu yang cukup lama.
Ciri-ciri Puting Beliung;
Puting beliung, dikenal sebagai tornado skala kecil di Indonesia, memiliki beberapa perbedaan dan ciri khasnya sendiri. Berikut adalah beberapa informasi mengenai puting beliung:
- Udara terasa panas dan gerah
- Di langit tampak ada awan Cumulus (awan putih bergerombol yang berlapis-lapis)
- Diantara awan Cumulus, ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat
- jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi (secara visual seperti bunga kol);
- Awan tiba-tiba berubah warna dari berwarna putih menjadi berwarna hitam pekat (awan Cumulonimbus)
- Ranting pohon dan daun bergoyang ce;pat karena tertiup angin disertai angin kencang
- Durasi fase pembentukan awan, hingga fase awan punah berlangsung paling lama sekitar 1 jam.
Itulah Perbedaaan dan ciri-ciri puting beliung dengan tornado seperti yang terjadi di Rancaekek, Bandung.
Artikel Terkait
Wajib Datang, Ini 5 Pantai Paling Indah dan Eksotis di Jember, Nomo 3 Jadi Tempat Spot Foto Paling Populer
Kulit Cerah Tanpa Noda Hitam, Rahasia 4 Bahan Alami Penghilang Bekas Jerawat yang Perlu Kamu Coba!
Intip Pesona Keindahan Candi Plaosan Klaten, Ide Liburan Akhir Pekan Sambil Tambah Wawasan Sejarah di Jawa Tengah
WNI, Simak! 4 Persyaratan Terbaru untuk Warga Indonesia yang Ingin Pergi Berlibur ke Thailand
Jelajahi Keindahan Alam Klaten, Destinasi Wisata Anti Mainstream tapi Hits dan Instagramable, Cocok Untuk Anak Muda Jaman Now