Jumat, 21 Agustus 2026

Viral! Dua Pendaki Terciduk Mandi di Sungai Qolbu Gunung Argopuro, Warganet Meradang!

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:41 WIB
Viral dua pendaki mandi di Sungai Qolbu di Gunung Argopuro, Jawa Timur. (Threads/maharga_lih)
Viral dua pendaki mandi di Sungai Qolbu di Gunung Argopuro, Jawa Timur. (Threads/maharga_lih)

NAWACITAPOST.COM — Ulah tak terpuji oknum pendaki kembali mencoreng dunia petualangan Indonesia. Media sosial digemparkan oleh rekaman video yang memperlihatkan aksi nekat dua pemuda berenang sekaligus menggunakan sabun di aliran mata air Sungai Qolbu, kawasan Cagar Alam Margasatwa Gunung Argopuro, Jawa Timur. Action tersebut memicu gelombang kemarahan publik lantaran lokasi tersebut merupakan sumber air bersih vital dan habitat satwa dilindungi.

Aksi yang memancing emosi warganet ini pertama kali diunggah oleh akun Threads @maharga_lih. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Jumat, 15 Agustus 2026.

“Tolong viralkan video ini. Tanggal 15 Agustus 2026 kemarin, kami mendaki Gunung Argopuro. Setibanya di mata air Qolbu, dekat Sabana Cikasur, ada dua pemuda dengan asyiknya loncat ke aliran dekat dari mata air Qolbu,” tulisnya dalam utas yang diunggah pada Kamis, 20 Agustus 2026.
 

“Dan yang lebih parah lagi, mereka pakai sabun. Pakai sabun loh,” lanjutnya.

Abaikan Papan Larangan dan Bentak Saksi

Perekam video mengaku sudah memberikan peringatan langsung di lokasi kejadian, mengingat bahaya pencemaran zat kimia sabun bagi ekosistem cagar alam—termasuk burung merak yang terlihat sedang minum di sekitar aliran sungai.

“Kalau mandi enggak usah pakai sabun, basahi badan aja,” kata perekam video.

“Kami udah ingatkan untuk naik dan jangan mandi di sana karena memang udah ada tulisannya, nggak boleh mandi. Apalagi ini mandi pakai sabun,” imbuhnya.
 

Bukannya menyadari kesalahan, kedua pelaku justru menunjukkan sikap konfrontatif dan enggan menghentikan aksinya. Padahal, papan peringatan berukuran besar bertuliskan “Dilarang mandi, cuci, kakus, di mata air” berdiri jelas di dekat lokasi.

“Mereka makin nyolot, enggak ada merasa bersalah sama sekali. Pokoknya mereka harus di-blacklist dari Gunung Argopuro atau kalau perlu semua gunung,” tegas pengunggah video.

“Mereka secara sadar merusak kawasan habitat Argopuro yang notabenenya adalah cagar alam margasatwa,” lanjutnya.

Dalam cuplikan video, salah satu oknum pendaki dengan santai menantang dari dalam air, “Nanti kita ketemu aja lah di atas, ini juga bukan sotoy-sotoy kita.”
 

Desakan Blacklist Permanen

Utas yang telah meraup lebih dari 8.500 likes tersebut kini dipenuhi ribuan komentar pedas. Publik mendesak pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) untuk segera mengambil tindakan tegas dan memasukkan kedua nama pelaku ke dalam daftar hitam (blacklist) pendakian di seluruh Indonesia.
  • “Kalau ada bukti video begini lapor aja ke orang balai di pos keluar Bremi, biar sekalian di-blacklist, biar ada efek jera gak seenaknya di gunung. Orang-orang begitu kalau diomongin sama kita kadang lebih nyolot,” tulis akun @anc****h.
  • “Sudah ada imbauan padahal, itu mereka berdua nggak bisa baca kah?” cibir akun @det***********k.
  • “Udah ada larangannya, jelas melanggar aturan tertulisnya,” timpal akun @dja*********n.
  • “Laporin dan blacklist aja mereka,” tegas akun @ada******e.

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini