NAWACITAPOST.COM— Sebuah insiden dramatis yang memicu gelombang kemarahan publik di media sosial akhirnya memasuki babak baru. Aksi brutal seorang sopir Toyota Alphard yang mengamuk dan merusak sepeda motor milik pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Veteran Raya, Bintaro, Jakarta Selatan, berujung pada pengakuan salah dan permohonan maaf dari pelaku.
Aksi pengrusakan tersebut sempat viral dan menuai kecaman luas. Dalam video yang beredar, sopir Alphard tersebut tampak gelap mata melayangkan hantaman batu bata hingga merusak bagian depan motor korban dengan wajah penuh amarah. Momen paling mengiris hati warganet terjadi ketika sang driver ojol yang pasrah berusaha menyodorkan tangan untuk meminta maaf, namun diabaikan begitu saja oleh pelaku.
Polisi Dalami Kasus Pengrusakan
Pihak kepolisian dari Polres Pesanggrahan langsung turun tangan menyelidiki insiden ini. Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, mengonfirmasi bahwa keributan dipicu oleh dugaan gesekan kendaraan di jalan raya.
"Itu mobil perusahaan, mobil itu atas nama perusahaan lagi kami dalami dulu. Ada keserempet mobil itu kena spion," kata Alam dalam keterangan resminya, Rabu (19/8/2026).
"Si pemilik mobil nggak terima, dirusak (motor) pakai batu dan sebagainya," tambahnya.
Berdasarkan laporan yang beredar, insiden berawal saat mobil Alphard bergerak ke arah kiri ketika hendak berbelok. Kondisi tersebut membuat posisi sepeda motor korban terjepit hingga dituduh memicu goresan pada bodi mobil dan spion. Padahal, korban mengaku tidak menemukan kerusakan pada kendaraan roda empat tersebut, namun justru terlanjur menjadi sasaran amuk sang sopir.
Datangi Rumah Korban dan Siap Ganti Rugi
Setelah aksinya panen hujatan dari netizen, sopir Alphard tersebut akhirnya memilih melunak. Ia mendatangi langsung kediaman driver ojol untuk meminta maaf serta berjanji menanggung seluruh biaya perbaikan motor korban yang pecah pada bagian lampu depan.
"Kerusakan motor nanti saya akan ganti nanti ke bengkel mana atau memang bapak mau benerin sendiri terserah saya tanggung jawab. Saya mohon maaf," kata sopir Alphard dalam video klarifikasinya, Rabu (19/8/2026).
"Kalau saya nggak niat minta maaf ngapain saya kemari, soalnya juga saya kan nggak mau yang namanya lingkungan saya juga kena imbas," imbuhnya.
Pelaku berdalih bahwa tindakan emosionalnya di jalan raya tersebut dipicu oleh permasalahan pribadi yang sedang dihadapinya. Ia mengklaim kedatangannya ke rumah korban murni untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Meski pelaku telah menyampaikan permohonan maaf dan iktikad baik untuk ganti rugi, hingga kini belum ada keterangan lanjutan dari pihak kepolisian terkait kelanjutan proses hukum atas aksi pengrusakan tersebut.
Artikel Terkait
Skandal Dapur MBG Gempar: Demi Murah, Oknum Diduga Nekat Berburu Telur Busuk!
Detik-Detik Mencekam Gempa NTT: Wisatawan Pulau Padar Saling Berpegangan Menahan Guncangan
HUT Kemerdekaan RI ke-81, Wali Kota Bekasi Serahkan Remisi di Lapas Kelas IIA
Jelang HUT RI ke-81, Wali Kota Bekasi Larut dalam Hening Suci TMP Patriot
Ancaman Efisiensi Membabi Buta: Samuel Wattimena Pasang Badan Pertahankan Anggaran Ekonomi Kreatif