Kamis, 4 Juni 2026

Kemenkumham Jabar Bersama DJKI Gandeng WIPO Selenggarakan Strategic IP Advice untuk Penguatan Hak Kekayaan Intelektual di Jawa Barat

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Rabu, 21 Agustus 2024 | 15:51 WIB
Kemenkumham Jabar Bersama DJKI Gandeng WIPO Selenggarakan Strategic IP Advice untuk Penguatan Hak Kekayaan Intelektual di Jawa Barat (Foto: Kemenkumham Jabar )
Kemenkumham Jabar Bersama DJKI Gandeng WIPO Selenggarakan Strategic IP Advice untuk Penguatan Hak Kekayaan Intelektual di Jawa Barat (Foto: Kemenkumham Jabar )

NAWACITAPOST.COM - Kemenkumham Jabar bersama DJKI dan Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (World Intellectual Property Organization/WIPO) kali pertama di wilayah menyelenggarakan kegiatan WIPO Strategic IP Advice Indonesia Chapter di Kota Bandung pada Rabu, (21/08/2024).

Acara ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di kalangan para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, akademisi, pelaku industri, serta para kalangan profesional.

Kegiatan Strategic Intellectual Property Advice (SIPA) ini merupakan program yang digagas oleh World Intellectual Property Organization (WIPO) dan diperuntukkan kepada beberapa negara di kawasan ASEAN dan didukung oleh Japan Patent Office (JPO). Indonesia merupakan satu dari empat negara di ASEAN yang diberikan penguatan pemahaman Kekayaan Intelektual melalui program ini.

Kegiatan pertama di Indonesia telah dilaksanakan di Jakarta pada bulan Juni lalu dan diikuti oleh 117 UKM, dan sebagai tempat kedua, Bandung ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Tujuan dilaksanakannya kegiatan adalah untuk memberikan dukungan dan panduan yang penting bagi sektor UMKM dalam memanfaatkan Sistem Kekayaan Intelektual guna memberdayakan dan memperkuat pengembangan bisnisnya.

Baca Juga: Kanwil Kemenkumham Jabar Hadiri Pembukaan Seminar Nasional Bisnis dan HAM

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 2 hari, 21-22 Agustus 2024 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat. Kegiatan akan terdiri dari sesi paparan umum dan dilanjutkan dengan sesi penguatan materi secara kelompok yang diteruskan dengan sesi konsultasi privat yang melibatkan para ahli dan praktisi dari para expert dari DJKI dan K&K.

Mereka berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi strategi Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Masjuno, Direktur Kerjasama dan Edukasi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Yasmon, Director of WIPO Singapore Office, Ms. Thitapha Wattanapruttipaisan, Pimpinan Tinggi Pratama Kanwil Kemenkumham Jabar, Pejabat Manajerial, dan Non Manajerial serta 100 peserta dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang merupakan binaan dari Dinas Koperasi UKM Kota Bandung, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bandung, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bandung, Koperasi Bumi Kota Bandung, dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) wilayah Bandung yang produknya berkualitas dan sudah memiliki sertifikat KI/dalam proses pendaftaran KI di Wilayah Jawa Barat.

Dalam acara ini, berbagai topik penting terkait strategi perlindungan dan pengelolaan kekayaan intelektual dibahas secara mendalam. Topik-topik tersebut mencakup perlindungan paten, merek dagang, hak cipta, serta pengelolaan HKI.

Baca Juga: Kasus Dugaan Penistaan Agama Wanda Hara, Polisi Cek TKP dan Periksa 4 Saksi

Pembicara dalam acara ini, Direktur Kantor WIPO Singapura, Ms. Thitapha Wattanapruttipaisan, Risti Wulansari (K&K Advocates), Siti Mariam Nabila, (K&K Advocates), Ratu Aurora (K&K Advocates), Rizka Khairunnisa (K&K Advocates).

Dalam kata sambutnya Kepala Kantor Wilayah Masjuno menyampaikan terimakasih telah memilih Jawa Barat sebagai tempat pertama dilaksanakannya WIPO Strategic IP Advice di wilayah. Masjuno mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan berharap UMKM terpilih yang hadir pada saat ini bisa Go Internasional.

"Kami senang sekali dengan acara baru seperti ini, sehingga kita menyadari ada wadah yang peduli terhadap UMKM untuk menggeliatkan ekonomi di masyarakat khususnya dalam Kekayaan Intelektual Property," ujarnya.

Menurutnya masyarakat sangat menanggapi dengan sangat luar biasa kegiatan seperti ini. Menurutnya Kota Bandung adalah tempat yang tepat untuk dilaksanakannya kegiatan seperti ini, karena Bandung kaya akan potensi dan kreasi. Masjuno berharap kedepan Jawa Barat bisa menjadi Leading Sektor UMKM di seluruh Indonesia.

Halaman:

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini