Kamis, 2 Juli 2026

Pulau Asu: Persembahan Keajaiban Alam yang Menakjubkan di Nias

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 27 Juni 2023 | 16:18 WIB

NAWACITApost.com, Gaya Hidup - Pulau Asu merupakan salah satu obyek wisata yang sayang untuk dilewatkan ketika berkunjung ke Pulau Nias, Sumatra Utara (Sumut). Nuansa tentram dan semilir angin yang membawa bau lautan seketika menyambut anda saat menapakkan kaki di pulau ini.

Pulau yang luasnya hanya sekitar 18 km ini juga dihuni kurang lebih 20 kepala keluarga. Di sepanjang garis pantai, pasir putih yang terasa lembut di kaki dapat anda jadikan sebagai tempat untuk bermain voli.

Lalu lautannya berwarna mirip dengan langit yang biru. Apalagi jika di bawah sinar matahari, air laut ini akan terlihat berkilauan. Membuat siapa saja yang melihatnya tidak ingin beranjak kemana-mana.

Ketinggian ombak yang mencapai 4-7 meter dan panjang ombak sekitar 200 meter sangat cocok untuk para surfer berselancar ria. Tak heran jika kita melihat banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Pulau Asu untuk kegiatan surfing.

Saat sedang berlibur ke Pulau Asu, pastikan tidak lupa membawa peralatan untuk berfoto-foto seperti kamera handphone atau bahkan kamera profesional. Kamu juga dapat mengabadikan momen seru saat sedang melakukan kegiatan snorkling ria agar bisa membawa pulang hasil foto pemandangan bawah laut yang indah.

Salah satu keunikan lain dari Pulau Asu adalah terdapatnya rumah-rumah tradisional berdinding kayu dan beratap rumbia. Sehingga, lokasi ini cocok dijadikan latar belakang berfoto oleh para wisatawan.

Di pulau ini juga terdapat beberapa kompleks cottage sederhana. Masing-masing kompleks terdiri dari 5-6 unit rumah panggung. Harga sewa bervariasi mulai dari Rp200.000, hingga jutaan rupiah.

Pulau Asu merupakan salah satu pulau dari kedelapan pulau dalam gugusan kepulauan Hinako, yang terletak di Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Pulau ini tergolong pulau terluar Indonesia. Sehingga, Pulau Asu belum terlalu populer jika dibandingkan dengan kawasan wisata lain yang ada di Indonesia.

Bagi sebagian orang, khususnya suku Jawa, kata Asu memiliki makna yang kurang baik. Asu yang berarti anjing, sering digunakan sebagai kata umpatan hingga memiliki makna yang negatif jika diucapkan seseorang. Namun, lain halnya dengan penamaan Pulau Asu.

Makna sebenarnya dari kata Asu pada Pulau Asu, yakni Asuhan yang berarti terakhir dalam Bahasa Nias. Artinya pulau ini merupakan pulau terakhir yang terjaga dan dikagumi oleh masyarakat luas.

Untuk berkunjung ke Pulau Asu, kamu dapat menggunakan pesawat dari Bandara Kualanamu Medan ke Bandara Binaka, Gunung Sitoli, Kabupaten Nias. Kemudian perjalanan dilanjutkan dari Gunung Sitoli ke Sirombu, dengan memakan waktu 1-2 jam.

Di Sirombu terdapat sebuah pelabuhan dengan dua jenis transportasi penyebrangan, yaitu kapal dan speedboat. Untuk menyebrang dengan kapal, akan dikenakan harga Rp30.000 per orang, dengan memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam.

Namun, bila kamu lebih memilih menggunakan speedboat, akan dikenakan harga Rp100.000 hingga Rp120.000 per orang, dengan lama waktu perjalanan sekitar 30-40 menit.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini