NAWACITAPOST.COM — Choirul Rozak Kepala Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Nganjuk, Jawa Timur, diduga berbohong kepada publik, dikarenakan berjanji akan memberikan notulen hasil rapat namun tidak ditepati, sehingga menjadi pertanyaan publik, benarkah ada atau tidak notulen dimaksud.
Sejumlah masyarakat yang menjadi pembaca setia media Nawacitapost.com, turut bertanya kepada wartawan media ini, apakah notulen hasil rapat yang dimaksud oleh Choirul Rozak Kepala KP2KP Nganjuk, benar ada atau tidak.
Pembaca berinisial ST, sempat menanyakan kepada tim awak media, dikarenakan juga menunggu janji pejabat yang akan memberikan notulen tersebut kepada publik, sehingga jika tidak ditepati bagaimana masyarakat akan percaya terhadap para pejabat yang sering mengobral janji.
Baca Juga: Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk Raih Peringkat Pertama Kompetisi Berakhlak Tahun 2025
"Kayak kampanye saja, memberikan janji namun tidak ditepati, (sesuai pepatah mengatakan bahwa pejabat kalau dirubah hurufnya sudah identik dengan pe*jah*t), maka mulai saat ini saya tidak percaya lagi terhadap janji-janji yang disampaikan oleh para pejabat," ucap ST, melalui sambungan telepon, pada Sabtu (20/12/2025) sore.
Terpisah Ayu (bukan nama sebenarnya red), salah satu warga yang berasal dari Tanjunganom, Nganjuk, juga sempat mengkonfirmasi kepada tim awak media, karena dirinya juga ikut menunggu seperti apa surat tersebut dan isinya apa.
"Kan sebelumnya Kepala KP2KP Nganjuk sempat berjanji akan memberikan notulen hasil keputusan rapat dalam tempo waktu 2x24 jam, dikarenakan saat itu masih mencari dokumennya," kata Ayu kepada wartawan Nawacitapost.com, pada Jum'at (19/12/2025).
Baca Juga: Setelah Dikukuhkan, Kini AMI DPC Nganjuk Resmikan Kantor dan Adakan Rakor
Menurutnya, sebagai pejabat selain memberikan pelayanan terhadap masyarakat, juga harus memberikan suri tauladan atau contoh yang baik, sehingga kalau berjanji seharusnya bisa ditepati.
"Kalau para pejabat berjanji namun tidak ditepati, saya rasa kedepannya masyarakat akan sulit mempercayai para pejabat yang saat ini menjabat di masing-masing instansi, dan mungkin selama ini juga sering terjadi," ucap Arum.
Pada berita sebelumnya yang berjudul "Berdalih Ikuti Himbauan Pusat, Kendaraan Operasional KP2KP Nganjuk Gunakan Pelat Warna Putih" Huda Anugrah Nur salah satu staf KP2KP Nganjuk, ketika dikonfirmasi kendaraan tersebut menggunakan Nopol berwarna putih, dikarenakan mengikuti himbauan dari pusat sejak terjadinya kerusuhan beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Bazar Murah Warnai Puncak Peringatan Hakordia di Kejari Nganjuk
Artikel Terkait
Tinjau Stok dan Harga Bahan Pokok, Mendag RI Kunjungi Kabupaten Nganjuk
Tiga Tokoh di Jawa Timur Dianugerahi Gelar Pahlawan, Ini Tanggapan DPRD Kabupaten Nganjuk
Inspektorat Nganjuk Jadi Konsultan Proyek TPT Desa Ngepung, Ini Penjelasan Inspektur
Presiden Partai Buruh Lakukan Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Marsinah di Nganjuk
Bahas Tiga Agenda Utama, DPRD Kabupaten Nganjuk Gelar Rapat Paripurna