NAWACITAPOST.COM — Suasana apel pagi di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi pada Senin (25/05/2026) terasa berbeda. Dipimpin langsung oleh Abdul Harris Bobihoe Plh Wali Kota Bekasi, momen rutin ini menjadi panggung penting penyampaian instruksi strategis menyambut Iduladha sekaligus komitmen percepatan pembangunan kota.
Tidak hanya sekadar seremonial, apel kali ini juga dirangkaikan dengan momen apresiasi berupa penyerahan penghargaan kenaikan pangkat bagi pegawai berprestasi, serta pelepasan bagi aparatur yang memasuki masa purna tugas.
Dalam amanatnya, Harris Bobihoe menggarisbawahi empat poin krusial yang harus segera dieksekusi oleh seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Bekasi. Apa saja?
Baca Juga: Ketuk Palu Paripurna DPRD Nganjuk: Menata Masa Depan 230 Desa di Bumi Anjuk Ladang!
1. Gaspol Pembangunan: Flyover Bulak Kapal dan Revitalisasi Stasiun
Bekasi terus bersolek! Harris menegaskan bahwa Pemkot Bekasi berkomitmen penuh menjaga sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat. Fokus utamanya adalah mempercepat pembangunan Flyover Bulak Kapal serta perbaikan fasilitas stasiun kereta api. Langkah ini diambil demi mengurai kemacetan dan memberikan kenyamanan mobilitas warga Bekasi.
2. Libur Iduladha Aman: Perketat Keamanan Lingkungan
Menjelang libur panjang Iduladha, faktor keamanan menjadi sorotan. Plh Wali Kota mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.
"Masyarakat diminta aktif berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat (Bhabinkamtibmas/Babinsa) guna menjaga kondusivitas lingkungan selama masa liburan," ujarnya.
3. Kurban Higienis: Larangan Keras Buang Limbah Sembarangan
Menghadapi ibadah kurban, Harris memberikan instruksi tegas kepada Camat, Lurah, hingga Ketua RW dan RT untuk memastikan proses penyembelihan berjalan sehat, tertib, dan sesuai syariat Islam. Pengelola tempat pemotongan wajib menyediakan fasilitas yang higienis.
Baca Juga: Ketuk Palu Paripurna DPRD Nganjuk: Menata Masa Depan 230 Desa di Bumi Anjuk Ladang!
- Sorotan Utama: Saluran air (drainase) di sekitar lokasi pemotongan harus dipastikan bersih.
- Ketegasan Plh Wali Kota: "Limbah kurban yang bercampur dengan genangan air akan menjadi persoalan serius. Jaga kebersihan," tegas Harris.
- Aksi Cepat DLH: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah diinstruksikan untuk menyiagakan armada kebersihan agar bergerak cepat mengangkut limbah pasca-pemotongan.
4. Trotoar untuk Pejalan Kaki: Satpol PP Diminta Proaktif Tertibkan Lapak Hewan
Fasilitas umum dan trotoar harus kembali ke fungsinya. Menjamurnya lapak penjualan hewan kurban yang memakan hak pejalan kaki mendapat perhatian serius. Harris menginstruksikan Satpol PP beserta aparatur wilayah untuk proaktif turun ke lapangan melakukan penertiban. Langkah tegas ini diambil demi menjamin keselamatan pejalan kaki dan menjaga kelancaran lalu lintas kota.
Dengan deretan instruksi yang komplet mulai dari infrastruktur hingga kenyamanan jelang hari raya, Pemkot Bekasi memberi sinyal kuat bahwa pelayanan masyarakat dan ketertiban kota tetap menjadi prioritas utama.(EZ/Dokpim)