NAWACITAPOST.COM – Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Josiah Michael dari Fraksi PSI, mengutarakan keprihatinannya terkait rusaknya Jalan Mayjen Yono Suwoyo, yang saat ini menjadi keluhan utama warga dan seringkali menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara motor.
Rabu siang (13/11/2024), Komisi C mengadakan rapat koordinasi untuk membahas masalah ini, dengan mengundang berbagai pihak terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bagian Hukum Pemkot Surabaya,
Komisi bidang pembangunan tersebut juga mengudang perwakilan dari sejumlah developer, antara lain PT Pakuwon, Darmo Permai, SAS, Intiland, dan BDG.
Baca Juga: Komisi A Desak Solusi Tuntas untuk Stok e-KTP Surabaya
Dalam rapat tersebut, Josiah mengungkapkan kegelisahan warga yang sering salah paham dan mengira jalan ini di bawah pengelolaan Pemerintah Kota Surabaya.
Faktanya, Jalan Mayjen Yono Suwoyo – atau dikenal sebagai Jalan Bukit Darmo Boulevard – adalah fasilitas umum (fasum) yang masih berada di bawah penguasaan para developer.
"Rusaknya jalan Yono Suwoyo ini sudah memprihatinkan dan menyebabkan banyak kecelakaan. Saya sendiri pernah menyaksikan beberapa kejadian, terutama yang melibatkan pengendara motor," ungkap Josiah.
Baca Juga: PSI Surabaya: Premanisme di Lingkungan Pendidikan Harus Dihentikan!
"Bahkan, beberapa tahun lalu pernah ada kecelakaan besar hingga mobil melayang dan menyebabkan penumpang meninggal dunia," tambahnya.
Sesuai resume rapat, kata Joshiah, Jalan rusak yang membentang dari kawasan Pakuwon Trade Center (PTC) hingga National Hospital di Jalan Babatan UNESA ini masuk dalam lingkup perumahan Graha Family dan menjadi tanggung jawab developer.
Dalam rapat, Komisi C menegaskan bahwa developer, khususnya PT Grande Family View (bagian dari Intiland), wajib memperbaiki kondisi jalan ini hingga aman dan layak pakai di bawah koordinasi dinas terkait.
Baca Juga: Ketua Komisi A DPRD Surabaya Soroti Bahaya Penjualan Minuman Keras via Aplikasi Online
Komisi C meminta PT Darmo Permai untuk segera melakukan survei bersama dinas terkait atas kerusakan yang disebabkan oleh pemasangan box culvert yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Setelah survei, developer tersebut diharapkan dapat segera melakukan perbaikan sesuai temuan di lapangan.
Josiah juga menyoroti masalah keamanan di sekitar Sekolah Kristen Petra, di mana kerap terjadi kecelakaan karena kondisi jalan yang rusak. Untuk mengatasi hal ini, Komisi C meminta PT Grande Family View dan PT Pakuwon Darma untuk memasang pavement crossing traffic light (PCTL) guna meningkatkan keselamatan. Pemasangan PCTL ini akan dilakukan setelah survei terlebih dahulu oleh Dinas Perhubungan.
Artikel Terkait
Fokus Ibu dan Balita, PAC Gerindra Krembangan Bantu Korban Kebakaran
PDAM Surabaya Percepat Rehabilitasi 51,2 Km Pipa, Target Tuntas Akhir 2024
Komunitas Disabilitas Semarakkan Penutupan JEEF 2024, Pesan Inklusivitas Menggema di Hari Pahlawan
Dari Atlet Jadi Dewan, Yona Bagus Widyatmoko Sukses Bina Ratusan Anak Berprestasi secara Gratis di Dojo Trufindo
Insiden Kecelakaan Maut akibat Pengemudi Mabuk, HIPERHU: Jangan Serta Merta Cabut Ijin!
Optimalisasi IT dan Kolaborasi Universitas, Solusi DPRD Surabaya Perbaiki Data Kemiskinan
Data Kemiskinan Surabaya Turun, Komisi D: Logikanya Kurang Masuk Akal