Minggu, 19 Juli 2026

Dari Atlet Jadi Dewan, Yona Bagus Widyatmoko Sukses Bina Ratusan Anak Berprestasi secara Gratis di Dojo Trufindo

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Senin, 11 November 2024 | 14:29 WIB
Yona Bagus Widyatmoko di sela-sela latihannya (Nawi)
Yona Bagus Widyatmoko di sela-sela latihannya (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Semangat untuk berbagi ilmu bela diri dan menginspirasi generasi muda melekat kuat dalam diri Yona Bagus Widyatmoko.

Mantan atlet jujitsu era 1995 ini tak hanya menjadi politisi sebagai anggota DPRD Surabaya dari Partai Gerindra, tetapi juga sosok yang peduli dengan pengembangan anak-anak muda di bidang olahraga jujitsu.

Di sela kesibukannya, Yona mendirikan Dojo Trufindo di kawasan Gunung Sari Indah (GSI), yang menjadi wadah latihan gratis bagi anak-anak yang ingin berprestasi di bidang bela diri.

Baca Juga: Komunitas Disabilitas Semarakkan Penutupan JEEF 2024, Pesan Inklusivitas Menggema di Hari Pahlawan

Dengan keahlian tingkat DAN II sabuk hitam, Yona secara konsisten melatih hampir 300 anak yang tertampung sejak dojo ini dibuka pada 2022.

Melalui program gratis tersebut, banyak anak-anak dari berbagai latar belakang, termasuk yang berasal dari keluarga kurang mampu, mendapat kesempatan belajar dan mengasah kemampuan.

“Saya ingin banyak atlet lahir dari sini. Setiap anak berhak berprestasi, tanpa terbatas oleh biaya,” ujarnya.

Baca Juga: PDAM Surabaya Percepat Rehabilitasi 51,2 Km Pipa, Target Tuntas Akhir 2024

Dojo Trufindo telah mencetak berbagai prestasi, di antaranya adalah Nando, seorang siswa SD yang berhasil meraih juara 1 di kejurda dan kejurnas setelah mengikuti latihan intensif di dojo Yona.

"Itu baru satu kisah prestasi saja. Banyak yang berhasil masuk SMP, SMA, hingga kuliah berkat jujitsu," tambah Yona.

Tak hanya fokus pada prestasi, Yona juga mendorong pembentukan karakter anak-anak didiknya, seperti disiplin dan penghargaan pada sesama.

Baca Juga: Fokus Ibu dan Balita, PAC Gerindra Krembangan Bantu Korban Kebakaran

Ia pun mendatangkan para pelatih jujitsu terbaik, termasuk seorang juara antar master, untuk memastikan kualitas pelatihan di dojonya tetap unggul.

“Saya ingin menanamkan bahwa kemenangan sejati adalah menang melawan diri sendiri, dan tropi hanya bonus,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini