Kamis, 4 Juni 2026

Guru Ekstrakurikuler Surabaya Keluhkan Gaji dan Kontrak, Fraksi PKS Janji Tindak Lanjut

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Jumat, 8 November 2024 | 12:11 WIB

NAWACITAPOST.COM - Komunitas Pelatih Ekstrakurikuler Surabaya (KOPTRAS) mengunjungi Ruang Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Lantai 7 Gedung DPRD Surabaya pada Kamis sore, 7 November 2024. Kehadiran mereka diterima dengan hangat oleh anggota Fraksi PKS, Johari Mustawan.

Rombongan KOPTRAS, yang dipimpin oleh Ketua Heru Mulyono dan Sekretaris Setiyaningsih, memperkenalkan anggota yang hadir sebagai perwakilan dari berbagai guru dan pelatih seni serta ekstrakurikuler, termasuk Guru Seni Lukis, Pembina Pramuka, Guru Seni Tari, Guru Karawitan, dan Guru Seni Musik.

Dalam pertemuan tersebut, para guru menyampaikan aspirasi terkait ketentuan gaji yang mereka terima. Mereka menjelaskan bahwa gaji selama satu tahun hanya dihitung selama 10 bulan, bukan 12 bulan seperti pada umumnya. Selain itu, besarannya pun mereka anggap masih rendah, yaitu Rp 600 ribu per bulan, yang menurut mereka lebih kecil dibandingkan honor Kader Surabaya Hebat (KSH). "Kami berharap setidaknya besarannya bisa disesuaikan dengan UMK," ujar Heru, mewakili rekan-rekannya.

Baca Juga: Inovasi 'Petis Rujak' RSUD BDH: Pendaftaran Tanpa Berkas Tingkatkan Efisiensi Layanan

Mereka juga menyampaikan keluhan mengenai pemotongan gaji yang terjadi ketika kegiatan belajar-mengajar di sekolah tidak berlangsung. Bahkan, dalam beberapa situasi, gaji bisa tidak dibayarkan sama sekali.

Kekhawatiran lain yang diungkapkan adalah ketidakpastian status kerja, yang sering kali bergantung pada keputusan kepala sekolah. Pergantian kepala sekolah kerap kali berisiko bagi para pelatih, karena mereka bisa diberhentikan secara tiba-tiba dan digantikan orang lain.

Menanggapi hal tersebut, Johari Mustawan berkomitmen untuk membawa permasalahan ini ke dalam Rapat Fraksi dan Rapat Komisi D. "Sebagai anggota Komisi D, saya akan berkoordinasi untuk memanggil Dinas Pendidikan dan mengadakan hearing terkait persoalan ini," ungkap Johari, yang akrab disapa Bang Jo.

Baca Juga: Taksi Air Surabaya, DPRD: Langkah Visioner Menuju Transportasi Modern

Johari, yang juga menjabat Ketua DPD PKS Kota Surabaya, menegaskan akan meminta kejelasan terkait kontrak kerja para guru ekstrakurikuler. "Kami akan meminta penjelasan mengenai kontrak kerja mereka, agar ada kepastian yang jelas dan tidak sekadar kontrak tanpa kejelasan klausul kerja," tegasnya.

Pertemuan yang berlangsung hingga petang ini juga diwarnai dengan diskusi seputar pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah Surabaya.

Johari menyatakan bahwa Hari Aspirasi memang bertujuan menyerap aspirasi warga di luar masa reses. "Aspirasi yang kami terima hari ini akan segera kami tindak lanjuti. Fraksi PKS berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi para guru," pungkasnya. ***

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini