Minggu, 17 Mei 2026

Empati Cak Ji di Balik Tragedi Kedungdoro: Bantu Pendidikan Anak Korban

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Rabu, 6 November 2024 | 10:17 WIB
Wakil wali kota Surabaya nonaktif Armuji saat mengunjungi rumah duka suami istri tewas dihantam Innova di Surabaya, Selasa (5/11/2024). Ditemui ketiga anak korban. (Foto Istimewa)
Wakil wali kota Surabaya nonaktif Armuji saat mengunjungi rumah duka suami istri tewas dihantam Innova di Surabaya, Selasa (5/11/2024). Ditemui ketiga anak korban. (Foto Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Kecelakaan tragis menimpa pasangan suami istri, Sugiyono (53) dan Sri Ariani, warga Kapasmadya I, Surabaya, yang tewas seketika setelah dihantam oleh mobil Toyota Innova di tepi Jalan Kedungdoro, Surabaya, Jumat (1/11/2024) dini hari.

Keduanya baru saja menikmati makan di sebuah warung saat kejadian nahas ini terjadi. Insiden ini menggugah simpati banyak pihak, terutama karena pasangan tersebut meninggalkan tiga anak yang masih membutuhkan dukungan.

Wakil Wali Kota Surabaya nonaktif, Armuji (akrab disapa Cak Ji), mengunjungi keluarga korban dan menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam.

Baca Juga: Identifikasi Kendala, Yona Bagus Menginisiasi Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di SDN Kedurus I

"Saya prihatin, apalagi ini menimpa warga Surabaya yang meninggalkan tiga anak yang masih harus bersekolah. Sangat miris mereka menjadi korban dari pengendara yang baru pesta Halloween," ungkap Cak Ji saat di rumah duka, Selasa (5/11/2024).

Kondisi Kehidupan Korban dan Kepedulian Pemerintah

Keluarga Sugiyono-Sri Ariani hidup dalam kondisi yang sangat sederhana, tinggal di sebuah rumah kecil di gang sempit yang hanya cukup untuk satu sepeda motor. Sugiyono sehari-hari bekerja sebagai penjaga warung, sedangkan istrinya adalah pekerja outsourcing di Surabaya. Putra sulung mereka, Rino, seorang mahasiswa, turut membantu kebutuhan keluarga dengan bekerja sebagai kurir katering.

Dalam kunjungannya, Cak Ji berjanji akan mengupayakan bantuan pendidikan bagi ketiga anak korban. "Kami akan berusaha membantu keberlanjutan pendidikan mereka. Rino mungkin bisa mendapat kesempatan di tenaga outsourcing, sementara bantuan pendidikan untuk kedua adiknya akan diupayakan melalui Pemkot Surabaya," ujarnya.

Baca Juga: Empat Agenda Penting Paripurna DPRD Surabaya: Fokus pada BUMD dan Lingkungan

Kronologi Kecelakaan dan Tuntutan Penegakan Aturan

Kecelakaan terjadi saat pengemudi Innova, M Alif Ar Rozikin (22) dari Sumenep, Madura, melaju kencang dan hilang kendali. Alif bersama empat rekannya dilaporkan baru saja pulang dari tempat hiburan malam di Jalan Embong Malang, di mana mereka mengonsumsi minuman keras. Polisi menduga kuat pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol saat kejadian.

Kendaraan Alif tidak hanya menabrak motor yang dinaiki Sugiyono dan Sri, tetapi juga menghantam dua mobil parkir serta merusak sebuah warung di lokasi. Sugiyono yang sedang makan dan istrinya yang menunggu di dekat motor mereka tewas di tempat akibat benturan keras.

Menyikapi peristiwa ini, Cak Ji mengecam keras tindakan pengemudi yang membahayakan nyawa orang lain. Ia juga mendorong pengelola tempat hiburan malam agar menyediakan layanan sopir atau antar bagi pengunjung yang berada di bawah pengaruh alkohol.

Baca Juga: Optimalkan Pelayanan Publik, Ketua Komisi A DPRD Surabaya: Perbaikan Dimulai dari SDM

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini