Baca Juga: Camat Kertosono Nganjuk Panggil Kades dan BPD Tembarak, Ini Tiga Poin yang Disampaikan
Totok mengungkapkan, nah besok Rabu sama Jum'at saya bisa ketemu Pak Kades, soalnya kesediaan di sini Pak Kades itu ada hari Senin, Rabu dan Jum'at, selain hari itu tidak bisa ditemui karena kontrol, Pak Kades sakit, Kamis Pak Kades kontrol jadi tidak mungkin, dan hari ini tadi Pak Kades ke BPJS, besok baru bisa ketemu, lusa Kamis kontrol, Jum'at kembali bisa ketemu.
"Dan jawaban itu tidak harus kapan waktunya, pokoknya saya selama belum ketemu dan mendapat jawaban berarti warga belum dengar, jadi saya mengikuti, dan saya tidak akan mengganggu aktivitas desa, jadi saya minta desa itu sempat untuk menerima saya, jadi agenda itu hingga bisa diselesaikan, mau itu beberapa kali pertemuan tiga ataupun empat kali, saya tetap akan melaksanakan itu," ungkap Totok.
Baca Juga: Belum Selesai Agenda Pertemuan Warga dan Muspika, Aliran Listrik PJU Gang XIV Tembarak Diputus PLN
Totok menjelaskan, untuk tuntutan warga masih berupa lisan, kalau nanti minta tertulis akan saya bikinkan tertulis, untuk sementara familier saja dulu, dan kalau jawabannya nanti rasional, saya berhenti, tapi kalau jawabannya tidak rasional, nah itu baru, jadi istilahnya kalau kena dengan pisau kecil kenapa pakai pisau yang besar, dan berat ngangkatnya.
"Informasi ini sebenarnya terus berkembang dan sudah puluhan tahun, seperti aset Desa itu, mulai tahun 1999 hingga tahun 2000-an sampai sekarang tidak ada tanda-tanda atau indikasi untuk diselesaikan, ya berani sedikitlah, tapi jangan sampai kita istilahnya membuat keonaran, anarkis dan macam-macam, jadi kita rasional dan dengan hati yang baik," terangnya.
Baca Juga: Polemik Desa Tembarak Kertosono Terus Bergulir, Sekitar 11 Banner Terpasang di Jalan Imam Bonjol
Totok memaparkan, saat ini untuk warga yang mengadukan hal ini kepada saya sangat banyak, saya tak cerita sedikit, saya itu kan orang warung, hingga saya memiliki title Anwar (Anak Warung), jadi saya itu tidak lepas dari warung, nah orang yang ada di warung itu kan macam-macam, dari berbagai suara seperti ini tak tampung, yang pada akhirnya lama-lama mengembang seperti ini.
"Akhirnya daripada liar saya kumpulin, dan saya bentuk seperti ini, istilahnya saya agendakan, ya mau nggak mau, karena saya paling tua, dan saya juga sedikit banyak adalah saksi sejarah di antara adik-adik kita yang hadir di sini ini, karena usia yang di sini paling tinggi kan 50 berapa itu, yang paling banyak tahu adalah saya, hampir separuh warga Desa Kepuh itu memang mempertanyakan ini semua, akhirnya mengerucut kurang lebih 20 orang saja ke sini," paparnya.
Baca Juga: Entah Siapa yang Harus Bertanggungjawab, Kini Banner Kembali Terpasang di Stadion Tembarak Kertosono
Masih bersama Totok, saya ke sini bukan menggeruduk, saya menanyakan atau konfirmasi, sebetulnya saya sendiri berani saya tidak pernah takut dengan masalah yang benar, cuman orang-orang biar tahu, yang pertama adalah ini adalah kepentinganmu dan kepentingan bersama, yang kedua hari ini kita membawa saksi, bahwa saya ke sini memberikan informasi kepada desa atau bintang-bincang dengan Desa itu seputar dengan aspirasi masyarakat.
"Biar nggak dianggap, alah mungkin saya paling dirangkul sudah diam, jadi harapan kami, satu saya ingin mempunyai pemimpin yang arif dan bijaksana, terus yang kedua jujur dan transparan, kalau transparan pasti jujur, tapi kalau tertutup belum tentu kalau jujur," tuturnya.
Baca Juga: Bagaikan Kampanye, Banner di Desa Tembarak Kertosono Makin Hari Makin Bertambah
Totok menilai selama ini Kades apatis, jadi dia itu keluar kandangnya, ke tetangga-tetangga itu kalau mau pemilihan atau mencari massa, habis itu nggak ada, tidak pernah dia lewat jalan saya itu selama 5 sampai 6 tahun tidak pernah dilalui, saya tidak suka yang seperti itu, makanya tak ingatkan supaya tidak seperti itu.
Artikel Terkait
Pertanyakan Kinerja dan Pengelolaan Keuangan Pemdes, Puluhan Warga Desa Tembarak Kertosono Geruduk Kantor Desa
Puluhan Warga Yang Geruduk Kantor Desa Tembarak Kertosono Tak Ada Titik Temu, Ini Agenda Yang Akan Ditempuh
Aneh bin Ajaib!!! Setelah Digeruduk Warga, Kendaraan Roda Tiga Desa Tembarak Kertosono Langsung Datang
Terkait Warga Desa Tembarak Geruduk Kantor Desa, Ini Tanggapan Kadis PMD dan Camat
Camat Kertosono Nganjuk Panggil Kades dan BPD Tembarak, Ini Tiga Poin yang Disampaikan
Belum Selesai Agenda Pertemuan Warga dan Muspika, Aliran Listrik PJU Gang XIV Tembarak Diputus PLN
Polemik Desa Tembarak Kertosono Terus Bergulir, Sekitar 11 Banner Terpasang di Jalan Imam Bonjol
Entah Siapa yang Harus Bertanggungjawab, Kini Banner Kembali Terpasang di Stadion Tembarak Kertosono
Bagaikan Kampanye, Banner di Desa Tembarak Kertosono Makin Hari Makin Bertambah
Persoalan Desa Tembarak Kertosono Terus Bergulir, Puluhan Warga Tembarak Kembali Geruduk Kantor Desa
Penuhi Undangan BPD Tembarak Kertosono untuk Lanjutan Diskusi, Warga Kembali Tuai Ketidakpuasan