Minggu, 19 Juli 2026

Pertanyakan Kinerja dan Pengelolaan Keuangan Pemdes, Puluhan Warga Desa Tembarak Kertosono Geruduk Kantor Desa

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Sabtu, 16 Maret 2024 | 20:14 WIB
Warga Desa Tembarak ketika ramai-ramai mendatangi kantor Desa (foto Sakera/Nawacita)
Warga Desa Tembarak ketika ramai-ramai mendatangi kantor Desa (foto Sakera/Nawacita)

NAWACITAPOST.COM - Puluhan warga masyarakat Desa Tembarak mendatangi kantor Kepala Desa Tembarak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Sabtu (16/3/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pantauan wartawan Nawacitapost.com puluhan warga masyarakat yang datang adalah dalam rangka mempertanyakan kinerja Pemerintah Desa (Pemdes) Tembarak, dalam pengelolaan keuangan atau Dana Desa (DD) tahun 2023.

Perwakilan masyarakat Edi Yulianto ketika diwawancarai mengatakan, dirinya mempertanyakan tentang pembangunan jalan usaha tani yang terletak di RW 004 atau di gang 3 yang menelan anggaran sekitar Rp. 162.737.800 (seratus enam puluh dua juta tujuh ratus tiga puluh tujuh ribu delapan ratus rupiah).

Baca Juga: Diduga Esek-esek Dengan WIL, Oknum Kades Keluar dari Kamar Kos Hari ke-12 Bulan Suci

"Yang mana saat ini bangunannya sudah hancur, dan hanya bertahan selama 6 bulan, cor-corannya tidak layak, kami menganggap nggak layak karena prasasti tidak ada, itu poin yang pertama nilai nominalnya tidak ada, terus yang kedua itu kalau tanahnya itu gembur, harusnya bangunan fisiknya harusnya ada pondasi dan lain sebagainya itu tidak ada, dan ketebalan hanya 10 cm saja," kata Edi Yulianto disela-sela kegiatan.

Lanjut Edi Yulianto, pengecorannya hanya dicor begitu saja pakai papan bekisting, dan ketika diinjak itu sudah terkupas, jadi itu tidak bisa dikatakan bangunan yang layak bagi kami warga Desa Tembarak, dikarenakan menelan anggaran yang begitu besar.

"Harapan kami semua warga Tembarak dimana menuntut untuk kejujuran dari pihak perangkat Desa, dimana pembangunan ini untuk generasi-generasi berikutnya, supaya bangunan ini layak dan bisa dikenang sebagai pembangunan terbaik di Desa kami," ujar pria yang biasa akrab disapa Edi.

Baca Juga: Oknum Kades Diduga Esek-esek Dengan WIL, Ketua Lembaga Kajian Hukum Pejabat Publik dan Tim Pengacara Muslim Angkat Bicara

Edi Yulianto perwakilan warga Desa Tembarak ketika diwawancarai (foto Sakera/Nawacita)

Edi menambahkan, kami menyatakan tidak puas, dikarenakan setiap pekerjaan proyek di Desa, mengapa uang anggaran itu selalu dibawa Kepala Desa (Kades), dan tadi sudah dinyatakan oleh Pak Kades sendiri Saya tidak bisa menjawab.

"Jawaban yang kami terima hanya "kami ingin menunjukkan kerja" sebenarnya kalau kami menilai menunjukkan kerja itu harusnya memberikan yang terbaik saja, memberikan fasilitas yang baik, bangunan-bangunan yang baik, nyatanya juga membangun yang baik itu bagaimana dia juga tidak tahu," imbuh Edi.

Masih bersama Edi, yang kami pertanyakan hari ini ada dua poin, yang pertama adalah pembelian kendaraan roda tiga atau tossa, yang kedua adalah jalan usaha tani yang sama-sama dianggarkan tahun 2023.

Baca Juga: Oknum Kades Diduga Esek-esek Pada Momentum Bulan Suci, Ini Tanggapan Dinas PMD dan Camat

"Untuk kendaraan roda tiga atau tossa itu senilai Rp 30.000.000 (tiga puluh juta rupiah), memang hari ini sudah dibelikan, tapi pada kuitansi berbunyi 28 juta sekian tadi kalau nggak salah," terangnya.

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini