Edi berharap, kembali lagi tolonglah pembangunan di Desa ini berikan yang terbaik, maka kami akan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kades, dan kami pun juga akan rela untuk gotong royong bilamana diminta secara sukarela.
"Untuk bukti fisik kendaraan roda tiga atau tossa siang ini nanti datang, kalau tidak datang terserah nanti bagaimana nanti keputusan warga," ucap Edi.
Baca Juga: Terkait Oknum Kades Diduga Esek-esek, Cendekiawan NU: Ini Tentang Moral
Edi menjelaskan, kalau hari ini masih tidak menemukan titik temu atau mengganjal di masyarakat atau warga Tembarak, kami akan memberikan opsi ketidakpuasan kepada pihak pemerintahan desa.
"Yang mana itu nanti akan berkelanjutan, entah itu nanti bisa pemberhentian atau pengunduran diri dari Pak Kades sendiri," jelasnya.
Edi berpesan kepada khususnya masyarakat Desa Tembarak umumnya kepada seluruh warga masyarakat mengajak untuk ikut serta mengawasi pembangunan Desa dikarenakan anggaran yang digelontorkan ke Desa itu sangat besar.
Baca Juga: Mantan Kades Jatiwangi Karawang Korupsi Dana Desa Duit Pakai Foya-Foya dan Konsumsi Sabu, Masuk Bui
"Kalau pesan-pesannya bukan untuk Desa Tembarak saja, ayo semua masyarakat memang sudah diinstruksikan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) kita yakni Joko Widodo, untuk ikut serta mengawasi pembangunan Desa, karena Dana Desa (DD) yang digelontorkan itu cukup besar, dan itu bukan untuk Kepala Desa," tandasnya.
Sementara di tempat yang sama Kades Tembarak Johan Harmoko ketika diwawancarai berkata, menganggap kegiatan tersebut merupakan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat yang kurang mengerti dalam sistem penganggaran di Desa.
"Jadi terkait dengan anggaran-anggaran mereka mungkin belum paham, karena tadi ada beberapa masyarakat yang menanyakan terkait hal tersebut," kata Johan Harmoko kepada awak media.
Baca Juga: Dampingi Presiden, Bupati Serang Ungkap Kemajuan dari Dana Desa
Johan Harmoko menambahkan, yang ditanyakan masyarakat tadi ada dua poin, yang pertama terkait dengan anggaran pembelian kendaraan roda tiga atau tossa, juga kegiatan jalan usaha tani.
"Kalau untuk keuangan kami akan tetap sesuai dengan prosedur, jadi dari bendahara langsung ke PK, untuk sementara hari ini belum menemukan titik temu, mungkin nanti setelah istirahat nanti akan dilanjut dan harapan kami bisa menemukan titik temu," imbuh Kades yang akrab dipanggil Johan.
Artikel Terkait
Mendagri Minta Masyarakat Ikut Awasi Dana Desa agar Tak Dikorupsi
Diduga Esek-esek Dengan WIL, Oknum Kades Keluar dari Kamar Kos Hari ke-12 Bulan Suci
Oknum Kades Diduga Esek-esek Dengan WIL, Ketua Lembaga Kajian Hukum Pejabat Publik dan Tim Pengacara Muslim Angkat Bicara
Oknum Kades Diduga Esek-esek Pada Momentum Bulan Suci, Ini Tanggapan Dinas PMD dan Camat
Terkait Oknum Kades Diduga Esek-esek, Cendekiawan NU: Ini Tentang Moral
Dampingi Presiden, Bupati Serang Ungkap Kemajuan dari Dana Desa
Mantan Kades Jatiwangi Karawang Korupsi Dana Desa Duit Pakai Foya-Foya dan Konsumsi Sabu, Masuk Bui