Baca Juga: Mendagri Minta Masyarakat Ikut Awasi Dana Desa agar Tak Dikorupsi
Lanjut Johan, untuk total anggaran fisik sudah tertera di prasasti, untuk prasasti sudah terpasang dan bisa dicek di lapangan, kurang lebih terpasang satu minggu yang lalu.
"Pemasangan prasasti kita sekalian semuanya di semua titik, untuk yang dituduhkan warga saya membawa uang itu tidak benar, kami tetap sesuai prosedur yaitu dari bendahara ke PK, bukti dan tanda terimanya juga sudah ada," ujar Johan.
Johan menjelaskan, untuk kendaraan roda tiga atau tossa tadi sudah saya sampaikan, untuk tossa kami hari ini belum ada tapi hari ini pasti datang, dan kita sudah inden kurang lebih 1 bulan yang lalu, untuk anggaran yang kami gunakan adalah anggaran tahun 2023.
"Untuk SPJ nya tetap tahun 2023, dan insya Allah bisa diterima di PMD kenapa belanjaan juga tahun 2023, untuk SPJ sampai bulan 3 nanti," pungkasnya.
Artikel Terkait
Mendagri Minta Masyarakat Ikut Awasi Dana Desa agar Tak Dikorupsi
Diduga Esek-esek Dengan WIL, Oknum Kades Keluar dari Kamar Kos Hari ke-12 Bulan Suci
Oknum Kades Diduga Esek-esek Dengan WIL, Ketua Lembaga Kajian Hukum Pejabat Publik dan Tim Pengacara Muslim Angkat Bicara
Oknum Kades Diduga Esek-esek Pada Momentum Bulan Suci, Ini Tanggapan Dinas PMD dan Camat
Terkait Oknum Kades Diduga Esek-esek, Cendekiawan NU: Ini Tentang Moral
Dampingi Presiden, Bupati Serang Ungkap Kemajuan dari Dana Desa
Mantan Kades Jatiwangi Karawang Korupsi Dana Desa Duit Pakai Foya-Foya dan Konsumsi Sabu, Masuk Bui