Sabtu, 13 Juni 2026

Memahami Strategi dan Dedikasi Muhammad Solikhin dalam Mengawal Fiskal Kota Bekasi

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Sabtu, 7 Maret 2026 | 06:25 WIB
Ilustrasi Strategi dan Dedikasi Muhammad Solikhin dalam Mengawal Fiskal Kota Bekasi (Ai)
Ilustrasi Strategi dan Dedikasi Muhammad Solikhin dalam Mengawal Fiskal Kota Bekasi (Ai)

NAWACITAPOST.COM — ​H. Muhammad Solikhin, S.SIT., M.M. bukan sekadar figur birokrat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi; ia adalah nakhoda utama di balik ketahanan fiskal kota satelit yang dinamis ini.

Sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Solikhin memegang mandat krusial untuk memastikan roda pembangunan tetap berputar melalui optimalisasi pundi-pundi pendapatan daerah.

Eksistensi dan Latar Belakang Profesional

​Memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dalam bidang teknis dan manajemen (Magister Manajemen), H. Muhammad Solikhin mengombinasikan ketegasan administratif dengan pendekatan manajerial yang modern.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Nadih Arifin Kepala Diskominfostandi Kota Bekasi

Ia merupakan sosok ASN yang tumbuh dan besar dengan pemahaman mendalam mengenai struktur sosiologis serta ekonomi Kota Bekasi.

​Pangkatnya sebagai Pembina Tk. I (IV/b) mencerminkan jam terbang dan senioritas yang mumpuni dalam menavigasi kompleksitas birokrasi.

Ia dikenal sebagai pemimpin yang "turun ke lapangan", sering kali terlibat langsung dalam sosialisasi pajak daerah untuk membangun kedekatan antara pemerintah dan wajib pajak.

Rekam Jejak Strategis dan Transformasi Jabatan

​Karier Solikhin ditandai dengan kepercayaan besar dari pimpinan daerah untuk memegang posisi-posisi strategis:

Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Dirut BULOG Tinjau Produksi Beras di Maros

  • Kepala Bapenda Kota Bekasi: Dilantik di tengah tuntutan pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan tantangan inflasi global, ia ditugaskan untuk melakukan akselerasi pendapatan di sektor-sektor potensial.
  • Plt. Komisaris PT Mitra Patriot (Perseroda): Peran ini menunjukkan kapasitasnya dalam memahami sektor bisnis dan investasi. Pengalamannya di BUMD memberinya perspektif unik tentang bagaimana pemerintah daerah dapat bersinergi dengan sektor swasta untuk menciptakan nilai tambah ekonomi.
  • Penguatan Kelembagaan: Sebelum menjabat sebagai Kepala Bapenda, ia telah melewati berbagai penugasan yang mengasah kemampuannya dalam manajemen aset dan koordinasi antarlembaga.

Visi Digitalisasi dan Inovasi Pelayanan

​Di bawah kepemimpinan H. M. Solikhin, Bapenda Kota Bekasi mengalami transformasi digital yang signifikan. Ia menyadari bahwa di era industri 4.0, transparansi fiskal hanya bisa dicapai melalui teknologi. Fokus utamanya meliputi:

Baca Juga: Menag Serukan Green Jihad, Zakat dan Wakaf Kini Diarahkan untuk Transisi Energi Bersih

  1. Modernisasi Sistem Perpajakan: Mendorong penggunaan aplikasi digital untuk pembayaran PBB-P2 dan BPHTB guna meminimalisir kebocoran anggaran dan pungutan liar.
  2. Perluasan Kanal Pembayaran: Menjalin kerja sama dengan perbankan dan e-commerce untuk memudahkan warga Bekasi membayar pajak tanpa harus datang ke kantor dinas.
  3. Data Integration: Mengintegrasikan data wajib pajak dengan sistem kependudukan dan perizinan untuk menciptakan basis data yang akurat (Single Identity Number untuk pajak daerah).

Capaian Strategis dan Kontribusi Pembangunan

​Keberhasilan seorang Kepala Bapenda diukur dari angka realisasi. Sepanjang tahun 2024 hingga memasuki 2026, Solikhin berhasil mencatatkan rapor positif:

  • Peningkatan Signifikan PAD: Berhasil melampaui target realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Pajak Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) melalui program relaksasi dan penghapusan denda administratif (Tax Amnesty lokal).
  • Optimalisasi Pajak Sektor Jasa: Menggenjot pajak hotel, restoran, dan hiburan yang sempat lesu, seiring dengan bangkitnya pusat perbelanjaan di Kota Bekasi.
  • Kepatuhan Wajib Pajak: Berhasil meningkatkan kesadaran kolektif pengusaha melalui pendekatan persuasif dan pengawasan yang ketat namun tetap solutif.

Baca Juga: Refleksi Satu Tahun Jakarta: Meletakkan Fondasi, Memulihkan Harapan di Bawah Kepemimpinan Pramono-Rano

Filosofi Kepemimpinan dan Komitmen ke Depan

​H. M. Solikhin memegang prinsip bahwa "Pajak adalah amanah pembangunan". Baginya, setiap rupiah yang dikumpulkan dari masyarakat harus kembali dalam bentuk infrastruktur yang layak, layanan kesehatan yang mumpuni, dan pendidikan yang berkualitas bagi warga Bekasi.

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini