Yona mengimbau warga untuk aktif membantu proses pendataan. “Kalau ada keluarga atau tetangga yang belum disurvei, mohon segera dilaporkan ke Ketua RT agar bisa ditindaklanjuti,” pesannya.
Baca Juga: Ingatkan Pemkot, DPRD Surabaya: Harmonisasi Politik Bukan Alasan Pengawasan Melemah
Sejumlah solusi langsung disampaikan dalam forum, di antaranya bantuan Rp5 juta bagi Poktan Srikandi, dukungan Rp10 juta untuk pembangunan sosoran Balai RW, serta pengajuan bantuan kursi kegiatan warga secara bertahap. Yona juga menawarkan solusi administratif bagi warga ber-KTP Surabaya yang belum memiliki tempat tinggal tetap dengan mendorong pendaftaran antrean rusun.
Politisi Partai Gerindra tersebut juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan wilayah Kedurus karena pernah mengenyam pendidikan di kawasan tersebut.
“Kedurus punya kenangan khusus bagi saya. Karena itu, saya ingin setiap persoalan warga di sini benar-benar mendapat perhatian dan solusi nyata,” pungkasnya. ***
Artikel Terkait
Komisi A DPRD Surabaya: Jangan Seret Program MBG ke Sengketa Lahan Kakek Wawan
DPRD Surabaya Siapkan Payung Hukum Kampung Cerdas Menuju ASEAN
Kritik DPRD Surabaya di Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji
Komisi A DPRD Surabaya Evaluasi Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji
DPRD Surabaya sebut Parkir Non-Tunai Tingkatkan Pendapatan Daerah
Ingatkan Pemkot, DPRD Surabaya: Harmonisasi Politik Bukan Alasan Pengawasan Melemah
Prabowo Sentil Rumah Radio Bung Tomo, DPRD Surabaya Telusuri Dugaan Kelalaian
Jelang Ramadhan, DPRD Surabaya Desak Pemkot Turun ke Pasar dan Perketat Pengawasan