Jumat, 5 Juni 2026

Kapolres Blitar Kota Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pam TPS

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Selasa, 13 Februari 2024 | 09:03 WIB
Kapolres Blitar Kota Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pam TPS (Foto: Humas)
Kapolres Blitar Kota Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pam TPS (Foto: Humas)

NAWACITAPOST.COM - Polres Blitar Kota menggelar apel pergeseran pasukan Ops Mantap Brata Pengamanan TPS Pemilu 2024. Apel berlangsung di depan Mapolres Blitar Kota Jalan Panglima Sudirman, Senin (12/2/2024).

Apel dipimpin Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo P.S S.H S.I.K, dihadiri Walikota Blitar, Dandim 0808, Danyon 511, Ketua Bawaslu Kota dan Kabupaten Blitar, Ketua KPU Kota dan Kabupaten Blitar, Wakapolres Blitar Kota dan PJU dan unsur terkait lainnya.

Polres Blitar Kota mengerahkan 420 personel untuk mengamankan tempat pemungutan suara (TPS) Pemilu 2024.

Baca Juga: Permata Tersembunyi Pulau Sempu Malang, Eksplorasi Surga Bahari di Malang. Taman Wisata Alam Pesona Cagar Alam

"Pagi ini, kami menggelar apel pergeseran pasukan pengamanan TPS Pemilu 2024 di wilayah hukum Polres Blitar Kota," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Danang Setiyo P.S S.H S.I.K

AKBP Danang mengatakan, ada 1.577 TPS di sembilan kecamatan yang masuk wilayah hukum Polres Blitar Kota pada Pemilu 2024.

Wilayah hukum Polres Blitar Kota meliputi tiga kecamatan wilayah Kota Blitar dan enam kecamatan di wilayah barat Kabupaten Blitar.

Untuk pengamanan TPS, kata AKBP Danang, Polres Blitar Kota mengerahkan sebanyak 420 personel.

Polres Blitar Kota juga dibantu petugas pengamanan dari TNI dan BKO dari Polda Jatim.

Baca Juga: Gereja Hati Kudus Kramat Adakan Ibadah Misa Imlek Dengan Semarak Tarian dan Pembagian Angpau

"Nanti, kami juga melakukan kegiatan patroli, antisipasi kejadian-kejadian yang menonjol, antisipasi apapun yang terjadi yang berkaitan dengan kemanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Blitar Kota," ujarnya.

Dalam Pemilu 2024 kali ini Polres Blitar Kota memdapatkan bantuan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Polda Jatim untuk pengamanan pelaksanaan Pemilu 2024.

AKBP Danang menyebutkan tingkat kerawanan terjadi karena jumlah personel terbatas, sedang wilayah yang diamankan luas.

"Oleh karena itu kami minta bantuan BKO dari Polda Jatim dan mendapatkan personil BKO sebanyak 60 personil. Potensi kerawanan di masing-masing daerah berbeda. Kami antisipasi itu dengan pola pengamanan," imbuhnya

Halaman:

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini