Pemeriksaan dan skrining kesehatan ini melibatkan tidak hanya jajaran Dinkes Kota Surabaya, tetapi juga petugas dari kecamatan, kelurahan, Tim Penggerak (TP) PKK, Kader Surabaya Hebat (KSH), dan mahasiswa dari berbagai universitas serta sekolah kesehatan.
Baca Juga: Sambut Tahun Baru Imlek 2024, Pemkot Surabaya Hiasi Kota Pahlawan dengan Ornamen Pecinan
"Total ada 612 mahasiswa dan sekolah kesehatan di Kota Surabaya, yang akan dikerahkan ke 153 kelurahan sebagai tim skrining kesehatan terintegrasi. Di masing-masing wilayah kelurahan, akan ada 4 orang mahasiswa," ungkapnya.
Kegiatan pemeriksaan dan skrining kesehatan ini diselenggarakan secara gratis oleh Pemkot Surabaya. Rosita berharap, pelayanan kesehatan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh warga Kota Surabaya.
"Sehingga masyarakat akan tahu status kesehatannya. Sesuai dengan jargon kami, ‘lebih baik mencegah daripada mengobati’, diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan momen ini," tambahnya. ***
Artikel Terkait
Respon Positif Keinginan Warga, Anas Karno: Koperasi Solusi Terbaik untuk Rusunawa Keputih!
OTT di Lingkungan Pemkab Sidoarjo, KPK Bantah Lindungi Bupati Muhdlor
Februari, Pemkot Surabaya Terapkan Parkir non tunai di 1370 titik: Komisi B sebut Butuh komitment bersama yang kuat
Peningkatan Layanan Air Bersih, Wali Kota Surabaya Resmikan Reservoir dan Proyek Rumah Pompa PDAM Surya Sembada
Sambut Tahun Baru Imlek 2024, Pemkot Surabaya Hiasi Kota Pahlawan dengan Ornamen Pecinan
Membangun Kota yang Lebih Baik, Wali Kota Surabaya Melantik Pengurus FMKKNS
Surabaya Perkuat Aqidah Agama, Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Penguatan Literasi pada Anak, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Mendongeng 2024. Ini Link Pendaftarannya!