Minggu, 19 Juli 2026

Sambut Tahun Baru Imlek 2024, Pemkot Surabaya Hiasi Kota Pahlawan dengan Ornamen Pecinan

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Rabu, 31 Januari 2024 | 22:58 WIB
Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2024, Pemkot Surabaya memasang dekorasi dan ornamen khusus di beberapa titik di kota Surabaya. (Nawi)
Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2024, Pemkot Surabaya memasang dekorasi dan ornamen khusus di beberapa titik di kota Surabaya. (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah memasang dekorasi dan ornamen khusus untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2024, di beberapa titik di kota Surabaya.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dekorasi kali ini akan mengusung tema naga raksasa.

Myrna Augusta Aditya Dewi, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, mengungkapkan bahwa tiga lokasi utama, yaitu Balai Kota, Balai Pemuda, dan Kya-Kya di Jalan Kembang Jepun, akan dihiasi dengan dekorasi bernuansa pecinan.

Baca Juga: Peningkatan Layanan Air Bersih, Wali Kota Surabaya Resmikan Reservoir dan Proyek Rumah Pompa PDAM Surya Sembada

"Rencananya, di Balai Kota akan dipasang dekorasi naga raksasa, sementara di Balai Pemuda dan Kya-Kya, akan ada pintu gerbang bertema pecinan dengan tulisan 'Selamat Tahun Baru Imlek'," ujarnya pada Selasa (30/1/2024).

Myrna menjelaskan bahwa dekorasi pintu gerbang dengan nuansa pecinan telah terpasang di Balai Pemuda dan Kya-Kya Kembang Jepun. Sedangkan dekorasi naga raksasa akan dipasang di halaman depan Balai Kota pada Rabu (31/1/2024) mendatang.

Naga raksasa yang akan dipasang di Balai Kota memiliki tinggi mencapai 5 meter dan panjang 20 meter, sesuai dengan tema Tahun Naga Kayu 2024. Dekorasi tersebut juga dilengkapi dengan tulisan 'Selamat Tahun Baru Imlek' di bagian ekornya.

Baca Juga: Februari, Pemkot Surabaya Terapkan Parkir non tunai di 1370 titik: Komisi B sebut Butuh komitment bersama yang kuat

Pemkot Surabaya tidak hanya menghias Balai Kota, Balai Pemuda, dan kawasan Kya-Kya, tetapi juga memasang ornamen bernuansa pecinan di sekitaran Bambu Runcing dan beberapa titik pedestrian lainnya.

"Ada beberapa titik, seperti di Bambu Runcing, kita pasang beberapa lampion, nanti kita sesuaikan," tambahnya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan bahwa pemasangan dekorasi ini sebagai wujud dari komitmen Surabaya sebagai kota yang menghormati toleransi antar umat beragama.

Baca Juga: OTT di Lingkungan Pemkab Sidoarjo, KPK Bantah Lindungi Bupati Muhdlor

Pemasangan dekorasi tersebut merupakan tindakan nyata dalam mendukung semangat toleransi di Kota Surabaya, bukan hanya sekadar ucapan. ***

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini