Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, industri, dan akademisi dalam keberhasilan pengembangan industri konstruksi. Dia mengajak Perkomi, Perkonmi, dan Pertaksinas untuk terus memperkuat jaringan kerjasama dan mencari solusi inovatif dalam mengatasi berbagai tantangan.
Terakhir, Kepala Dinas DPRKPC Jatim menyampaikan harapannya agar Munas tersebut dapat menjadi momentum positif untuk menggali potensi dan merumuskan langkah-langkah strategis ke depan.
Baca Juga: Prestasi Gemilang! MBKM UNESA Raih Rekor MURI dengan 1.302 Karya Mahasiswa
"Kami berharap agar Perkomi, Perkonmi, dan Pertaksinas dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi pembangunan konstruksi di Indonesia," tukasnya.
Ketua Panitia Munas, Abadi Gunawan yang sekaligus ketua umum Pertaksinas menyampaikan bahwa semangat Munas sejalan dengan asosiasi-asosiasi yang telah ada sebelumnya.
"Kami percaya bahwa semangat yang kental ini adalah semangat dari generasi muda yang saat ini membangun Indonesia menuju ke arah emas," sebut Abadi Gunawan.
Baca Juga: UNESA Gelar Wisuda ke-109, Gubernur Jatim Apresiasi Center of Gravity bidang sport science
"Kehadiran banyak pelaku usaha, baik sebagai tenaga ahli maupun badan usaha seperti kontraktor, menunjukkan semangat yang luar biasa dalam mengembangkan sektor konstruksi," tambahnya.
Adanya Munas yang digelar perdana ini diharapkan membuat perubahan yang signifikan menuju yang lebih baik dari sebelumnya.
"Jika ada standar atau ukuran yang baik dari masa lalu, kami akan berusaha mempertahankannya dan menjadikannya sebagai pedoman dalam ekosistem konstruksi," kata Abadi.
Baca Juga: Sumpah Dokter, Rektor UWKS: Dokter di Era 5.0 Perlu Kembangkan Soft Skill dan Melek Digital
"Kami juga berharap agar teman-teman dari kalangan pelaku usaha mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang memadai. Kami percaya bahwa perlindungan dan pendampingan ini sangat penting, terutama dalam bidang keahlian sebagai tenaga ahli dan dalam pengelolaan badan usaha," ucap ketua umum Pertaksinas ini.
"Kami tidak ingin hanya memberikan sertifikat tanpa memberikan dukungan nyata kepada mereka setelahnya," imbuhnya.
Hal senada dikatakan oleh tunggal, ketua umum Perkonmi. Sebagai ketua organisasi sekaligus pengusaha bidang konstruksi, Tunggal menyoroti masalah regulasi yang butuh pembaharuan.
Baca Juga: Pengukuhan Organisasi: Persatuan Pemuda Ono Niha Indonesia Memasuki Babak Baru
Artikel Terkait
Sumpah Dokter, Rektor UWKS: Dokter di Era 5.0 Perlu Kembangkan Soft Skill dan Melek Digital
UNESA Gelar Wisuda ke-109, Gubernur Jatim Apresiasi Center of Gravity bidang sport science
Prestasi Gemilang! MBKM UNESA Raih Rekor MURI dengan 1.302 Karya Mahasiswa
Bulan K3 Nasional: PLN Gelar Inspection Day di Seluruh Unit Induk Distribusi
Bank Jatim Sabet Penghargaan Best Public Relations di IPRA 2024
IPIEMS Ramaikan Pameran Pendidikan di Grand City Mall, Tawarkan Program Unggulan Sains Klinik dan Talent Klinik
Giliran UNESA Deklarasi menyatakan Sikap Prihatin dan ikut Mengawal Demokrasi