Minggu, 28 Juni 2026

Festival Toekang 2026 Satukan Kampus, Industri, dan Tukang Profesional, Cetak SDM Konstruksi Berdaya Saing

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Minggu, 28 Juni 2026 | 14:40 WIB

 

NAWACITAPOST.COM – Dunia arsitektur dan konstruksi tidak hanya dibangun dari kreativitas para perancang di atas meja gambar. Di balik setiap bangunan yang berdiri kokoh, terdapat peran besar tenaga terampil yang menerjemahkan konsep menjadi karya nyata. Semangat kolaborasi inilah yang dihadirkan dalam Festival Toekang 2026 bertema Architecture & Craftsmanship Festival yang digelar di Universitas Ciputra Surabaya, Minggu (28/6/2026).

Festival yang digagas ArchLabs by Woodrip ini menjadi wadah kolaborasi antara Universitas Ciputra Surabaya, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Timur, serta didukung AIDI dan Milan sebagai sponsor utama bersama berbagai perusahaan penyedia material bangunan dan perkakas profesional. Sinergi tersebut mempertemukan dunia akademik, organisasi profesi, industri, hingga para tukang profesional dalam satu ekosistem pembelajaran yang aplikatif.

Tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, Festival Toekang 2026 dirancang sebagai ruang bertemunya mahasiswa, arsitek, kontraktor, aplikator, pelaku UMKM furnitur, vendor material, hingga masyarakat umum untuk saling berbagi pengetahuan, teknologi, dan pengalaman lapangan. Harapannya, lahir sumber daya manusia konstruksi yang lebih kompeten dan siap menghadapi tantangan industri yang terus berkembang.

Festival menghadirkan seminar arsitektur, demonstrasi pemasangan material, pameran produk bangunan modern, konsultasi teknis bersama vendor, hingga berbagai kompetisi keterampilan yang menjadi magnet utama acara.

Adu Keahlian Tukang Berhadiah Puluhan Juta Rupiah

Salah satu agenda yang paling menyita perhatian adalah kompetisi keterampilan yang menguji kemampuan teknis para peserta.

Mulai dari Lomba Rakit Furnitur, Lomba Pasang Engsel, hingga Lomba Pasang Pintu, peserta dituntut bekerja cepat, presisi, efisien, serta memenuhi standar kualitas industri. Kompetisi tersebut menjadi pembuktian bahwa profesi tukang membutuhkan kemampuan teknis tinggi yang tidak kalah penting dibanding profesi lain dalam rantai pembangunan.

Selain memperebutkan hadiah total puluhan juta rupiah, peserta juga memperoleh pengalaman menggunakan material, aksesoris furnitur, serta perkakas profesional terbaru yang banyak digunakan di industri konstruksi dan interior.

AIDI dan Milan Dorong Kompetensi Tukang Lewat Roadshow Nasional

Marketing AIDI, Muhammad Arul, mengatakan Festival Toekang merupakan bentuk komitmen perusahaan bersama Milan dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi Indonesia.

Menurutnya, AIDI dan Milan tidak hanya hadir sebagai sponsor utama, tetapi juga menggandeng Universitas Ciputra sebagai mitra akademik untuk membangun ruang belajar yang mempertemukan industri dengan calon tenaga kerja maupun para tukang profesional.

"Festival Toekang sudah memasuki tahun kedua dan kini menjadi agenda roadshow nasional. Setelah Surabaya, kegiatan akan berlanjut ke Bogor, Tangerang, Bekasi, Solo, Yogyakarta hingga Makassar. Kami ingin menghadirkan ruang belajar bagi para tukang melalui lomba pemasangan HPL, pemasangan engsel, demonstrasi aplikasi material, serta edukasi mengenai standar pekerjaan yang baik," ujar Arul.

Ia menegaskan, tujuan utama keikutsertaan AIDI bukan semata memperkenalkan produk, tetapi membangun budaya kerja yang lebih profesional di kalangan aplikator dan tenaga konstruksi.

"AIDI bersama Milan ingin meningkatkan keterampilan para tukang melalui praktik langsung. Ketika kualitas SDM meningkat, hasil pekerjaan juga akan semakin baik dan mampu bersaing," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, AIDI juga memperkenalkan produk High Pressure Laminate (HPL) yang memiliki layanan custom mulai satu lembar, termasuk desain bermotif foto maupun motif khusus dengan ukuran hingga tiga meter.

"Kami ingin masyarakat mengenal HPL AIDI yang berkualitas dengan harga kompetitif. Produk kami kini sudah tersedia di berbagai kota dan juga marketplace di Indonesia," tambah Arul.

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini