"Saat ini tumbuh jiwa-jiwa yang baru dari para pelaku bidang Konstruksi di Indonesia, maka timbullan semangat yang baru, wawasan yang baru," katanya.
"Maka dari itu, saat ini sangat dibutuhkan dukungan regulasi dari pemerintah sesuai dengan iklim yang ada," sebut Tunggal.
Sementara itu, Gatut Prasetiyo, dari Perkumpulan Ahli Pengkaji Teknis Indonesia (PAPTI) Jawa Timur Nasional, yang juga didaulat menjadi narasumber menyambut baik kehadiran organisasi baru seperti Perkomi, Perkonmi, dan Pertaksinas.
Menurutnya, ini akan melengkapi sektor konstruksi yang terus berkembang di negara kita.
Baca Juga: Rektor UNESA Cak Hasan Dapat Penghargaan Tokoh Peduli Olahraga KONI Jatim
"Kami berharap bahwa organisasi-organisasi ini dapat memberikan bimbingan dan pengembangan bagi para ahli dan tenaga kerja konstruksi," ungkap Gatut.
"Dengan adanya Munas ini, diharapkan proses sertifikasi akan menjadi lebih mudah, terjangkau, dan cepat. Hal ini akan meningkatkan kualitas bangunan yang dibangun atau direncanakan, karena tenaga ahli yang tersertifikasi akan lebih berkualitas." imbuhnya. ***
Artikel Terkait
Sumpah Dokter, Rektor UWKS: Dokter di Era 5.0 Perlu Kembangkan Soft Skill dan Melek Digital
UNESA Gelar Wisuda ke-109, Gubernur Jatim Apresiasi Center of Gravity bidang sport science
Prestasi Gemilang! MBKM UNESA Raih Rekor MURI dengan 1.302 Karya Mahasiswa
Bulan K3 Nasional: PLN Gelar Inspection Day di Seluruh Unit Induk Distribusi
Bank Jatim Sabet Penghargaan Best Public Relations di IPRA 2024
IPIEMS Ramaikan Pameran Pendidikan di Grand City Mall, Tawarkan Program Unggulan Sains Klinik dan Talent Klinik
Giliran UNESA Deklarasi menyatakan Sikap Prihatin dan ikut Mengawal Demokrasi