NAWACITAPOST.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi mengambil alih pembangunan jembatan di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Langkah cepat ini diambil usai jembatan gantung di desa tersebut ambruk sesaat setelah diresmikan pada Minggu (30/8/2026).
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Pemprov Jabar akan mengganti jembatan yang rusak tersebut dengan konstruksi permanen agar lebih kokoh dan aman bagi mobilitas warga.
"Kami segera membangun jembatan permanen sehingga bisa dilewati banyak orang, mobil, bisa angkut hasil pertanian, peternakan, perikanan, kelautan," ujar KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, Rabu (2/9/2026).
Proyek jembatan permanen ini ditargetkan mulai dibangun pada 2027. KDM berharap kehadiran infrastruktur baru ini nantinya dapat memperlancar roda perekonomian masyarakat setempat. Ia juga menyelipkan pesan khusus kepada warga desa agar tidak menyalahgunakan fasilitas umum tersebut saat selesai dibangun.
"Saya berpesan kepada masyarakat desa agar tidak memanfaatkan jembatan untuk balapan," tambahnya.
Insiden robohnya jembatan gantung di Desa Margacinta sebelumnya terjadi pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Jembatan tersebut melengkung ke bawah dan ambruk mendadak saat Bupati Pangandaran Citra Pitriyami bersama puluhan warga tengah berada di atasnya.
KDM menegaskan bahwa struktur jembatan gantung yang ambruk tersebut bukan merupakan hasil proyek Pemprov Jabar. Namun, mengingat keterbatasan anggaran yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Gubernur Jawa Barat memastikan Pemprov Jabar hadir untuk mengambil alih dan mendanai penuh jembatan baru yang lebih layak demi keselamatan masyarakat.
Artikel Terkait
Kepungan Asap Kalbar Memuncak, Tim Gabungan Pantau dan Kerja Keras Tangani Karhutla
Sekda Kota Bekasi Gebrak Tata Kelola Pemerintahan Berbasis HAM Demi Pelayanan Inklusif
Cetak Generasi Unggul, Wali Kota Bekasi Serahkan Penghargaan Pramuka Garuda ke 277 Siswa
Jejak Pelarian Pembunuh Wanita dalam Kardus di Bandung Terhenti di Jalan Menuju Palembang
Isi Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah, Guru SDN 1 Bebesen Aceh Menangis Histeris