Selasa, 1 September 2026

Sinergi Ekonomi Perkotaan, Wakil Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Depok

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Selasa, 1 September 2026 | 19:18 WIB

NAWACITAPOST.COM — Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menerima kunjungan kerja rombongan Komisi B DPRD Kota Depok di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Bekasi, Komplek Pemkot Bekasi. Pertemuan antarlembaga ini berlangsung hangat dan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi interdaerah untuk menghadapi dinamika ekonomi perkotaan.

Rombongan Komisi B DPRD Kota Depok dipimpin oleh Hj Yeti Wulandari selaku koordinator bersama H Hamzah selaku Ketua Komisi B. Dalam penerimaan kunjungan tersebut, Wakil Wali Kota Bekasi didampingi oleh sejumlah dinas terkait guna mendiskusikan strategi peningkatan investasi, penguatan sektor perdagangan dan jasa, pemberdayaan UMKM, hingga pengumpulan data potensi daerah.

Salah satu topik utama yang digali oleh Komisi B DPRD Kota Depok adalah penerapan skema kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pelaksanaan program di Kota Bekasi.
 
 
Melalui pola kerja terpadu ini, pembiayaan kegiatan tidak dibebankan pada satu OPD semata. Sebagai contoh, saat Dinas Kepemudaan dan Olahraga memiliki keterbatasan anggaran, OPD lain seperti Dinas Pekerjaan Umum atau Dinas Pariwisata dapat berkontribusi sesuai kewenangannya.
 

Selain optimalisasi aset daerah melalui skema interkoneksi anggaran, Pemerintah Kota Bekasi memaparkan strategi pengembangan kawasan olahraga berbasis Sports City dan ruang publik multifungsi.
 
Kawasan stadion utama tidak hanya difungsikan untuk ajang olahraga nasional, tetapi juga konser musik serta festival yang mampu memberikan multiplier effect bagi perhotelan, pusat perbelanjaan, dan kuliner. Guna memperluas wawasan pengelolaan berstandar internasional, Pemkot Bekasi turut menjalin kemitraan Sister City dengan mitra dari Korea Selatan.
 

Sektor UMKM juga menjadi fokus integrasi dalam ekosistem Sports City melalui penyediaan Food Zone berbasis kegiatan (event-based) serta pemanfaatan momentum Car Free Day (CFD).
 
 
Untuk memperkuat legalitas usaha rakyat, Pemkot Bekasi menerapkan sistem jemput bola pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis, sekaligus menggalang kemitraan antara UMKM kuliner dengan pusat perbelanjaan di sekitar kawasan stadion untuk menciptakan captive market.

Kunjungan kerja yang sarat pertukaran strategi pengembangan ekonomi daerah tersebut diakhiri dengan dialog interaktif, sesi foto bersama, serta pertukaran cinderamata. Hasil dari pembahasan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan dasar perumusan kebijakan pembinaan ekonomi yang lebih tepat sasaran serta berkelanjutan bagi kedua daerah.

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini