"Acara ini merupakan bagian dari mengevaluasi perkembangan UMKM, sekaligus juga mempromosikan sehingga nanti semua orang akan merasa memiliki kepercayaan diri yang kuat bahwa UMKM itu merupakan bagian terpenting dalam sistem ekonomi yang terbangun di Jabar," jelasnya.
Ia meminta agar di masa depan, festival ini digelar secara bergilir di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Dengan begitu, percikan ekonomi kreatif akan menyala di setiap sudut Tatar Sunda, menghidupkan kembali denyut nadi ekonomi warga setempat.
Pertempuran menjaga warisan leluhur baru saja dimulai, dan Jawa Barat memilih untuk bertarung habis-habisan demi masa depan budayanya.
HUMAS JABAR
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Adi Komar
Artikel Terkait
Menghitung Hari Ambruknya Dermaga Pemindangan, Ketika Nyawa Nelayan Dipertaruhkan Demi Rupiah
Janji Solusi Terpadu Sibulutolang, Nyata atau Sekadar Kosmetik Citra?
Panggung Sandiwara Elite di Rumah Dinas, Tangis Rakyat di Balik Puing Banjir Masih Menguap!
Geger Jagat Maya Nias Barat Berakhir Damai: Jeritan Hati "Ina Bute" Ternyata Hanya Salah Paham!
Proyek Megah, Sistem Keropos: Janji Politik Makan Bergizi Gratis di Pusaran Kritik dan Korupsi