NAWACITAPOST.COM — Suasana sidang paripurna berubah tegang sekaligus krusial saat jajaran Pemko Batam menyodorkan perombakan besar-besaran struktur anggaran daerah. Dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin, bersama Wakil Ketua II Budi Mardiyanto SE MM dan Wakil Ketua III Muhammad Yunus Muda SE, rapat paripurna tingkat tinggi ini menjadi panggung pengungkapan lompatan angka-angka fantastis yang siap mengubah wajah ekonomi Kota Batam pada 2026.
Mengenakan kemeja putih lugas, Wali Kota Batam Haji Amsakar Achmad melangkah mantap menuju podium. Di hadapan jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kota Batam, Forkopimda, serta para kepala OPD, Amsakar secara resmi membeberkan Rancangan Perubahan KUA/PPAS APBD 2026. Penyesuaian besar ini terpaksa ditempuh akibat dinamika pembangunan yang melaju melampaui asumsi awal.
“Pemerintah Kota Batam melakukan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS dengan mempedomani Perubahan RKPD Tahun Anggaran 2026,” tegas Amsakar di hadapan forum.
Baca Juga: Dilema Biaya Sekolah: Kepala SMAN 7 Padang Buka Suara Soal Sumbangan Komite 'Setengah Wajib'
PAD Meroket, Target Pendapatan Jebol Rp4,255 Triliun
Sinyal kejutan pertama datang dari pos Pendapatan Daerah. Target Pendapatan Kota Batam mendadak melambung dari Rp4,184 triliun menjadi Rp4,255 triliun—bertambah Rp71,1 miliar (naik 1,7 persen). Mesin pacu utama kenaikan ini tidak lain adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melonjak drastis hingga Rp2,706 triliun, atau meroket 4,82 persen.
Optimalisasi titik reklame videotron baru, perburuan piutang BPHTB, penambahan objek pajak anyar, hingga penyelarasan Opsen PKB dan BBNKB menjadi jurus kunci Pemko Batam menggenjot kas daerah. Meski demikian, retribusi daerah dan pendapatan transfer mengalami koreksi tipis, yang langsung ditutupi oleh efisiensi serta penerimaan hibah.
Belanja Diusul Rp4,508 Triliun: Fokus Penanganan Banjir dan Sampah
Tidak hanya pendapatan, postur belanja daerah diusulkan membengkak secara signifikan dari Rp4,299 triliun menjadi Rp4,508 triliun—naik Rp208,08 miliar (4,84 persen). Anggaran jumbo ini disiapkan untuk mengeksekusi tema besar: “Transformasi Ekonomi Berbasis Inovasi dan Investasi.”
Kenaikan paling dramatis terlihat pada Belanja Modal yang melonjak 7,48 persen menjadi Rp905,55 miliar. Pemko Batam mengalihkan fokus anggaran besar-besaran dari Belanja Tidak Terduga (yang dipangkas 41,13 persen) untuk disuntikkan langsung ke proyek-proyek vital yang menyentuh masyarakat:
- Penanganan banjir dan pengelolaan sampah Kota Batam
- Pengadaan bus sekolah dan fasilitas pendidikan
- Penerangan Jalan Umum (PJU) dan marka jalan
- Peningkatan sarana kesehatan serta utilitas perumahan
Lonjakan Pembiayaan Ekstrem 135,91 Persen
Sisi pembiayaan daerah tak kalah mengejutkan. Penerimaan pembiayaan meledak hingga 135,91 persen, merambat naik dari Rp115,5 miliar menjadi Rp272,48 miliar. Lonjakan sebesar Rp156,98 miliar ini dipicu oleh pelampauan target pendapatan, efisiensi belanja, SiLPA BLUD, serta Sisa Dana BOS.
Di balik pergeseran anggaran yang agresif ini, Pemko Batam mematok optimisme tinggi. Ekonomi Batam diproyeksikan tumbuh melesat di kisaran 6,4 persen hingga 7,4 persen—jauh melampaui target pertumbuhan ekonomi nasional (5,4 persen). Daya dorong utama berasal dari geliat investasi di Kawasan Perdagangan Bebas (FTZ), KEK Nongsa Digital Park, Batam Aero Technic, serta sektor pariwisata dan industri pengolahan.
Banggar DPRD Siap Bedah Dokumen Anggaran
Usai penjelasan maraton tersebut, Wali Kota Amsakar menyerahkan berkas dokumen secara resmi kepada pimpinan DPRD Kota Batam. Ketua DPRD Kota Batam, Kamaluddin, menegaskan bahwa Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Batam akan segera bergerak cepat untuk membedah setiap perincian angka yang diajukan.
“Selanjutnya, Perubahan KUA/PPAS ini akan dibahas bersama Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemko Batam,” ujar Kamaluddin sebelum mengetuk palu penutupan.
Suasana sidang paripurna yang padat agenda tersebut ditutup dengan momen hangat saat pimpinan DPRD Kota Batam beserta Sekretariat menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-58 kepada Wali Kota Amsakar Achmad, diiringi doa dan untaian pantun manis di atas mimbar.
Artikel Terkait
Geger Tanjungbalai: ASN Guru Digeruduk Massa Usai Diduga Terlibat Pelecehan Murid SD!
Sita Rp474 Miliar, Bea Cukai Batam Ditantang Buka-bukaan Status Hukum Cukong
Sensasi Lari Maksimal! On CloudMonster Diskon Hingga Rp2 Juta di Blibli
Beredar Video Dugaan Satpam Bundaran HI Dipaksa Sujud Usai Tegur Pengemudi Alphard
Menyamar Turis Jadi Kuli: 10 WNA Tiongkok Ditindak Tegas Imigrasi Jakut