Jawa Timur siap merawat dan mendidik rakyat Palestina yang menjadi korban perang di Gaza
Nawacita TV - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia akan tegas terhadap penyelesaian konflik di Ukraina melalui gencatan senjata dan negosiasi.
Kemudian pada konflik di Gaza, Indonesia juga tegas untuk mendukung kemerdekaan rakyat Palestina dan mendukung solusi dua negara tersebut mengarah ke gencatan senjata segera untuk menghadapi bencana kemanusiaan dan penderitaan rakyat Palestina yang luar biasa.
“Indonesia terus tegas pada pendiriannya bahwa penyelesaian konflik di Ukraine harus melalui gencatan senjata dan negosiasi. Juga dalam konflik di Gaza, Palestina, Indonesia juga tegas mendukung kemerdekaan rakyat Palestina, mendukung solusi dua negara, Two State Nation, dan juga kami mendukung semua usaha arah gencatan senjata segera menghadapi bencana kemanusiaan yang luar biasa, penderitaan rakyat Gaza lewat Palestina yang luar biasa” ungkap Prabowo di kediamannya, Jl. Kertanegara IV, Jakarta Selatan.
Presiden RI Joko Widodo sudah instruksikan Menhan Prabowo Subianto untuk siapkan mengirim pasukan perdamaian dan rumah sakit lapangan yang untuk beroperasi di daerah Gaza bekerja sama dengan negara Uni Emirat Arab.
Mantan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memiliki gagasan untuk Indonesia segera evakuasi 1.000 korban di Gaza ke Jawa Timur untuk sementara dididik dan dirawat di berbagai Pondok Pesantren di Jawa Timur
Gagasan tersebut terwujud dari dialog Prabowo Subianto di Shangri-La pada tanggal 1 Juni 2024 yang lalu.
Tidak hanya Jawa Timur, namun beberapa tokoh di Jawa Barat setelah mendengan gagasan Khofifah juga siap menerima korban-korban dari Palestina untuk di Evakuasi ke Jawa Barat, hal itu diungkap oleh Prabowo Subianto
Mantan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa pesantren-pesantren di Jawa Timur telah siap menerima kehadiran korban-korban di Gaza dan siap memberikan pendidikan semua berbasis pesantren.