tokoh

Menembus Zaman, HKNB Pancangkan 12 Pilar Strategis Menuju Organisasi Modern dan Disegani

Jumat, 4 September 2026 | 08:04 WIB
T. Bazatogu Hia (Ama Ayu) (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM — Sebagai organisasi kemasyarakatan Nias tertua yang berdiri sejak Bekasi belum mengalami pemekaran wilayah, Himpunan Keluarga Nias Bekasi (HKNB) menegaskan posisinya untuk bertransformasi menjadi wadah yang kuat, modern, dan mandiri. Guna menjawab tantangan masa depan, organisasi ini memancangkan 12 poin pilar strategis yang bertumpu pada penguatan internal, pemberdayaan ekonomi, hingga digitalisasi.

T. Bazatogu Hia (Ama Ayu), mantan Ketua HKNB yang kini menjabat sebagai penasihat dan tokoh masyarakat Nias di Bekasi, menyampaikan bahwa keberadaan HKNB harus memberikan dampak nyata dan menjadi rumah besar yang kokoh bagi seluruh warga Nias di Bekasi.

“HKNB Menjadi rumah besar keluarga Nias di Bekasi. Hindari perpecahan karena perbedaan marga, daerah, kelompok atau kepentingan. Utamakan Semangat satu keluarga satu tujuan,” tegas Bazatogu Hia.
 
Baca Juga: Dirawat di Rumah Sakit, 136 Siswa SMP di Makale Tana Toraja Diduga Keracunan MBG

Pondasi utama transformasi organisasi ini mencakup penguatan persatuan, regenerasi kepemimpinan, pendataan berbasis digital, serta kemandirian sosial-ekonomi. Dalam peta jalan jangka panjang 5 hingga 10 tahun ke depan, HKNB berkomitmen melibatkan peran aktif generasi muda, membangun jaringan UMKM dan profesional, serta menghadirkan pusat informasi dan pelayanan bagi anggota.

Berikut adalah 12 Poin Strategis HKNB untuk masa depan:
  1. Memperkuat Persatuan dan Kekeluargaan: Menghimpun seluruh elemen masyarakat Nias di Bekasi tanpa memandang perbedaan marga atau kelompok.
  2. Memperkuat Kaderisasi dan Regenerasi: Melibatkan generasi muda secara aktif serta memberikan kesempatan kepemimpinan melalui program kepemudaan.
  3. Membangun Database Anggota: Menyusun data anggota yang lengkap dan terperinci mengenai profesi, potensi, dan keahlian sebagai dasar penyusunan program.
  4. Konsolidasi Organisasi dan RUA: Menggelar pertemuan berkala dan Rapat Umum Anggota (RUA) secara tepat waktu guna menyerap aspirasi dari bawah.
  5. Meningkatkan Program Sosial: Membentuk sistem bantuan sosial yang terstruktur dan responsif bagi anggota.
  6. Membangun Kekuatan Ekonomi: Mendorong UMKM, membangun forum pengusaha profesional Nias Bekasi, serta merintis koperasi atau usaha bersama.
  7. Digitalisasi Organisasi: Mengembangkan saluran komunikasi resmi, portal web, serta database digital terintegrasi.
  8. Kemitraan Strategis: Membangun kolaborasi aktif dengan Pemerintah Kota Bekasi, tokoh masyarakat, dan organisasi lintas elemen di bidang sosial, pendidikan, dan budaya.
  9. Pelestarian Budaya Nias: Memperkenalkan serta mendukung seni, adat, dan tradisi Nias kepada generasi muda sebagai kekuatan identitas.
  10. Pusat Informasi dan Pelayanan: Menyediakan layanan informasi seputar lapangan kerja, pendidikan, dan jaringan profesional bagi anggota.
  11. Roadmap Jangka Panjang (5–10 Tahun): Menyusun peta jalan berkelanjutan agar kepengurusan lintas periode berjalan terarah dan berkesinambungan.
  12. Menjaga Marwah Organisasi: Memastikan pengurus dan anggota senantiasa menunjukkan integritas bahwa warga Nias di Bekasi adalah komunitas yang bersatu, berpendidikan, profesional, dan mandiri.

Baca Juga: Viral Prajurit TNI AL Kawal Arya Wedakarna di Kontes Transgender Bangkok Diselidiki

Melalui komitmen ini, HKNB bertekad untuk terus menjaga identitas budaya sekaligus memperluas kontribusi positifnya bagi pembangunan masyarakat di Bekasi.

“Setiap pengurus dan anggota harus menjaga nama baik organisasi serta menunjukkan bahwa masyarakat Nias di Bekasi adalah komunitas yg bersatu, berpendidikan, Profesional, Mandiri dan Bermanfaat bagi masyarakat luas,” pungkas Bazatogu Hia.

Tags

Terkini

DPR: Wakil Rakyat Atau Debt Collector Pajak?

Senin, 15 Juni 2026 | 15:13 WIB