tokoh

Tokoh Masyarakat Nias Beesokhi Ndruru, SH, MH, Kutuk Keras Penghalang Keadilan Kasus Kematian Winda!

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:12 WIB
Beeshoki Ndruru, SH, MH. (Dok. Istimewa)

NAWACITAPOST.COM — Gelombang amarah dan desakan penegakan hukum atas misteri kematian tragis Winda Lorenza Gowasa kian membara. Kini, sorotan tajam datang langsung dari Tokoh Masyarakat Nias, Sumatera Utara, Beesokhi Ndruru, SH, MH, yang melayangkan kecaman keras terhadap pihak-pihak yang dinilai mencoba menyelimuti kasus ini dengan kegelapan.

Dengan nada tegas dan tanpa kompromi, sosok yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) tersebut pasang badan menuntut transparansi total dari aparat penegak hukum.

"Saya mengutuk keras segala upaya yang dilakukan dalam menghalangi upaya keadilan bagi almarhumah," ucap Beesokhi Ndruru, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga: Geger Pertanyakan Arti Kemerdekaan, Tukang Potong Rambut di Bogor Akhirnya Minta Maaf

Minta Keterbukaan Hukum dan Apresiasi Perjuangan Keluarga

Kasus kematian Winda Lorenza Gowasa, yang kini resmi bergulir di Polda Sumut lewat laporan nomor LP/B/1286/VIII/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA, terus memantik rekoil publik. Beeshoki menegaskan bahwa kepolisian wajib membuka titik terang tanpa ada yang ditutup-tutupi.

"Saya meminta Polisi mengungkap kematian almarhumah dengan transparan demi keadilan dan kepastian hukum," kata Beesokhi.
Langkah berani pihak keluarga bersama tim hukum serta persatuan elemen masyarakat Nias yang tak lelah bersuara pun mendapat pengakuan mendalam dari Beeshoki.

"Kami juga berterimakasih kepada keluarga dan tim hukum keluarga serta tokoh-tokoh masyarakat Nias yang telah menyampaikan sikap dan meminta kepolisian agar mengungkap kematian almarhumah," tegas Wakil Ketua Umum Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) ini.
Baca Juga: Cicip Ayam Rempah Bermasalah, Kepala SPPG Karanganyar Muntah dan Tarik Menu MBG

Kawal Kasus Hingga Tuntas: Sinergi Aparat dan Masyarakat

Pernyataan bersikap dari Beesokhi Ndruru ini kian memperkuat desakan politik dan publik sebelumnya yang digelorakan oleh Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PDIP, Prof. Dr. Yasonna H. Laoly. Yasonna sebelumnya mendesak diterapkannya scientific crime investigation secara menyeluruh tanpa adanya intervensi maupun "tembok pelindung" bagi siapapun yang terlibat.

Menutup keterangannya, Beesokhi menyerukan konsolidasi total seluruh elemen untuk memastikan keadilan bagi Winda tidak menguap di tengah jalan.

"Kami meminta kepada semua pihak yang terkait kepolisian, kejaksaan, dan masyarakat mengawal kasus ini sampai tuntas," pungkasnya.

Tags

Terkini

DPR: Wakil Rakyat Atau Debt Collector Pajak?

Senin, 15 Juni 2026 | 15:13 WIB